back to top

Saham DMMX Dikuasai Lima Raksasa, Sisa Saham Publik Tinggal Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Struktur pemegang saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) per akhir Februari 2026 rilis. PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) mendominasi kepemilikan saham. Perusahaan ini menjadi pemegang saham pengendali dengan porsi 27,65% dari total saham beredar.

Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora mencatat rincian data ini. Jumlah saham NFCX di emiten teknologi digital ini mencapai 2.126.868.400 lembar. Angka ini menjadikannya pemegang saham paling besar.

Total saham DMMX mencapai 7.692.307.700 lembar. Saham ini berstatus telah ditempatkan dan disetor penuh. Seluruh saham tercatat dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Institusi lain turut memiliki porsi di atas 5%. PT Jaya Distribusi Ritel menguasai 1.446.731.400 saham atau 18,81%. Bank of Singapore Limited menggenggam 1.068.254.200 saham atau 13,89%.

PT Soteria Wicaksana Investama memiliki 788.295.100 saham atau 10,25%. Perseroan sendiri juga mengantongi saham treasuri. Jumlahnya sebanyak 432.872.500 lembar atau sekitar 5,63%.

Kelima pemegang saham utama ini sangat mendominasi. Total penguasaan mencapai 5.863.021.600 saham. Porsi ini setara 76,22% dari keseluruhan saham perseroan.

Saham publik dengan kepemilikan di bawah 5% berjumlah 1.829.286.100 lembar saham. Porsi ini sekitar 23,78% dari total saham beredar. Jumlah pemodal pada kelompok ini mencapai 8.652 pemegang saham per akhir Februari 2026.

Kepemilikan jajaran manajemen juga tercatat dengan jelas. Komisaris Haftono Franscesco memiliki 248.144.400 saham atau 3,23%. Komisaris Utama Suryandy Jahja menggenggam 10.404.300 saham atau sekitar 0,14%.

Direktur Utama Budiasto Kusuma memegang 5.100.000 saham atau 0,07%. Direktur Supardi Tan mengantongi 31.608.100 saham atau 0,41%. Komisaris Independen Ananda Raja dan Direktur Abraham Theofilus tercatat tidak memiliki saham perseroan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ratusan Investor Baru Buru Saham UFOE di Februari 2026, Siapa Pengendali Utamanya?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE)...

Kronologi Berakhirnya Kiprah HSBC Sekuritas: Dari Minta Suspensi Hingga Pencabutan SPAB

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi...

Investor Jepang Kuasai 65,23% Saham Mandom Indonesia (TCID), Free Float 17,77%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) merilis...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru