STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) merilis laporan komposisi kepemilikan saham terbaru. Berdasarkan data per 31 Maret 2026, MUFG Bank Ltd masih kokoh sebagai pemegang saham pengendali perseroan.
Bank asal Jepang yang beralamat di Marunouchi, Chiyoda-ku, Tokyo ini mengantongi 9.038.053.192 lembar saham. Jumlah tersebut setara dengan 92,47% dari total seluruh modal yang ditempatkan dan disetor penuh pada Bank Danamon.
Selain pemegang saham utama, laporan ini juga mengungkap kepemilikan saham oleh jajaran direksi dan komisaris perseroan. Sejumlah direktur tercatat memiliki porsi kepemilikan pribadi meski dalam jumlah kecil.
Herry Hykmanto selaku Direktur memiliki 809.156 saham atau 0,01%. Dadi Budiana yang juga menjabat Direktur menggenggam 946.400 saham atau 0,01%. Sementara itu, Thomas Sudarma memiliki 589.700 saham atau 0,01%.
Direktur lainnya, Rita Mirasari tercatat memiliki 424.400 saham. Yenny Siswanto memiliki 122.800 saham. Di jajaran dewan komisaris, Muliadi Rahardja selaku Komisaris Independen memiliki 700.000 lembar saham atau 0,01%.
Adapun Direktur Utama Nobuya Kawasaki dan Komisaris Utama Yasushi Itagaki tercatat tidak memiliki saham perseroan atau 0,00%. Total saham yang dimiliki oleh seluruh direksi dan komisaris mencapai porsi yang sangat terbatas.
Untuk kepemilikan masyarakat atau publik dengan porsi di bawah 5%, tercatat mencapai 735.499.678 lembar saham. Jumlah ini mewakili 7,53% dari total saham beredar. Investor publik tersebut terdiri dari pemodal nasional maupun pemodal asing.
Dalam laporan yang ditandatangani oleh Andry selaku Direktur PT Adimitra Jasa Korpora sebagai Biro Administrasi Efek (BAE), total saham BDMN mencapai 9.773.552.870 lembar. Seluruh data ini telah dilaporkan kepada pihak berwenang sesuai regulasi yang berlaku.
“Paling sedikit 300 pihak dan masing-masing pihak hanya boleh memiliki saham kurang dari 5% dari saham disetor,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi dikutip Sabtu (25/4/2026).
