back to top

Mirae Asset Sekuritas, Saham Emiten Tambang Batubara Dapat Menjadi Pilihan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Mirae Asset Sekuritas menilai saham-saham emiten komoditas, seperti tambang batubara dapat menjadi pilihan trading jangka pendek di tengah potensi penguatan harga komoditas global.

Muhammad Farras Farhan, Senior Research Analyst Mirae Asset Sekuritas, menyatakan optimistis harga komoditas masih dapat menguat seiring dengan ketidakpastian geopolitik dan makroekonomi yang meningkat di tingkat global.

Farras menyampaikan, beberapa saham berbasis komoditas masih mencatat minat beli investor asing, di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

“Sektor batu bara masih memiliki ketahanan relatif di tengah siklus penurunan harga komoditas,” katanya dalam acara Media Day, March 2026 – Strategic Allocations to Manage Q1 Market Volatility yang digelar secara online di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Menurut Farras, dalam riset terbarunya mengenai ITMG, perusahaan mencatat kinerja yang lebih kuat pada kuartal IV 2025 dengan pendapatan mencapai USD512 juta. Ini didukung oleh peningkatan volume penjualan menjadi 6,8 juta ton serta kenaikan harga jual rata-rata menjadi USD75 per ton.

“Kinerja ITMG menunjukkan bahwa disiplin biaya dan efisiensi operasional dapat membantu perusahaan mempertahankan profitabilitas meskipun harga batu bara sedang berada dalam fase penurunan,” ujar Farras.

Menurutnya, sektor komoditas berpotensi menjadi salah satu penopang pasar saham domestik ketika volatilitas global meningkat, mengingat sektor ini cenderung memiliki arus kas yang kuat dan masih didukung permintaan global.

Selain itu, menurut Farras, perhatian juga dapat tertuju pada saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN),  PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan Timah Tbk (TINS).

Tidak itu saja. Menjelang periode Idul Fitri, Mirae Asset juga melihat potensi peningkatan aktivitas ekonomi domestik yang biasanya didorong oleh konsumsi masyarakat. Momentum ini dinilai dapat memberikan sentimen positif bagi sektor yang berkaitan dengan konsumsi domestik seperti ritel, makanan dan minuman, serta transportasi.

“Saham konsumer seperti PT Cimory Tbk (CMRY) dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dinilai dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi investor seiring potensi peningkatan permintaan menjelang Lebaran,” katanya.

Selain itu, pasar saham juga berpotensi mendapat dukungan jangka pendek dari aktivitas penyesuaian portofolio investor menjelang periode libur panjang Lebaran. Namun demikian, arah pergerakan pasar tetap akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan sentimen global serta dinamika arus dana asing.

“Melalui Media Day bertema Strategic Allocations to Manage Q1 Market Volatility, Mirae Asset Sekuritas menekankan pentingnya strategi alokasi aset yang disiplin untuk menjaga stabilitas portofolio di tengah volatilitas pasar dan ketidakpastian global. Investor dinilai perlu lebih selektif dalam menentukan sektor investasi agar tetap dapat memanfaatkan peluang yang muncul di pasar,” katanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Harga Minyak Melonjak, Mirae Asset Sekuritas Sarankan Investor Selektif Tentukan Sektor Investasi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai...

Pefindo Sematkan Peringkat idA untuk Obligasi Daaz Bara Lestari (DAAZ)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah memberikan...

Divestasi 2,9% Saham RMKO di  Atas Harga Pasar, Pengendali Dapat Cuan Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemegang saham pengendali PT Royaltama Mulia Kontraktorindo...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru