Kurangi Ketergantungan Batu Bara, MCOL Ekspansi Bisnis ke Sektor Teknologi dan Pengolahan Data

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) mendirikan perusahaan baru bernama PT Mandiri Data Investama (MDI). Langkah ini merupakan bagian dari strategi perluasan usaha dan investasi strategis perseroan.

Emiten pertambangan batubara ini melakukan transaksi pendirian anak usaha tersebut pada 9 April 2026. Nilai setoran modal tunai untuk entitas baru ini mencapai Rp18,75 miliar. Perseroan menggunakan dana sepenuhnya dari kas internal. 

Jie Jeanny Pratiwi, Sekretaris Perusahaan MCOL, menyampaikan informasi tersebut dalam laporan transaksi afiliasi kepada otoritas pasar modal. Melalui transaksi ini, MREI resmi menggenggam 75% saham MDI.

Pendirian MDI bertujuan mendiversifikasi kegiatan usaha perseroan ke sektor baru. Fokus utama entitas ini adalah pengolahan data dan teknologi informasi. Manajemen berharap langkah ini dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan bisnis grup secara keseluruhan.

“Pelaksanaan transaksi ini didasarkan pada pertimbangan strategis Perseroan untuk memperluas dan mendiversifikasi kegiatan usaha ke sektor pengolahan data dan teknologi informasi,” ujar Jie dalam keterbukaan informasi Senin (13/4/2026).

Transaksi ini memiliki unsur afiliasi karena terdapat kesamaan pengurus antara induk dan anak usaha. Direktur Utama MREI menjabat sebagai Komisaris Utama di MDI. Sementara itu, posisi Direktur Keuangan MREI juga merangkap sebagai Direktur Keuangan di MDI.

Manajemen menegaskan transaksi ini tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Nilai transaksi tersebut tercatat melebihi 0,5% dari modal disetor perseroan atau lebih dari Rp5 miliar.

“Transaksi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang mendukung kegiatan operasional serta pengembangan bisnis Perseroan secara keseluruhan,” tambah Jie.

Investor kini menanti dampak positif dari diversifikasi bisnis emiten yang akrab dengan merek Mandiricoal ini. Langkah masuk ke sektor teknologi informasi menjadi sinyal kuat perseroan untuk tidak hanya bergantung pada sektor komoditas batubara.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Perkuat Infrastruktur Digital Nasional, Link Net Capai 5 Juta Home-Passed

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Link Net Tbk (LINK) mengumumkan, pihaknya...

Kuartal II 2026, PPRO Operasikan Lapangan Padel di Grand Lagoon Surabaya, Sasar Generasi Muda

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT PP Properti Tbk (PPRO), terus memperkuat...

Jus Sehat Elvira Mendunia Lewat Reseller, Bukti Sukses Ekosistem Ultra Mikro BRI Group

STOCKWATCH.ID (DEPOK) – Segelas jus kedondong segar dan cincau...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru