Harapan Duta (HOPE) Gelar Right Issue Rp266,29 Miliar Buat Investasi Penyertaan Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) mengumumkan, Perseroan berencana untuk menggelar penawaran umum terbatas (PUT) I atau right issue sebanyak 2.130.360.203  unit saham baru bernominal Rp20 per unit dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

Berdasarkan prospektus Right Issue yang disampaikan ke BEI,  Rabu 22 April 2026 disebutkan,  rencana PMHMETD ini akan dimintakan persetujuan kepada pemegang saham Perseroan  dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) HOPE yang akan dilaksanakan pada tanggal  24 April 2026.

Menurut Manajemen HOPE, harga pelaksanaan HMETD ditetapkan sebesar Rp125 per saham sehingga Perseroan bakan mengantongi dana segar Rp266,29 miliar. Setiap pemegang 1 saham lama memperoleh 1 HMETD untuk menjadi 1 saham baru yang dapat dilaksanakan pada masa pelaksanaan.

Perseroan berkeyakinan, rencana PMHMETD dapat berdampak positif terhadap kinerja keuangan Perseroan, memperkuat kinerja operasional dan struktur permodalan Perseroan. “Dengan kepemilikan yang nantinya akan menjadi 99%  akan mendorong kinerja Perseroan menjadi lebih baik,” kata Manajemen HOPE.

Seluruh dana hasil penerbitan PMHMETD, setelah dikurangi  biaya-biaya emisi, sekitar 97,78% untuk menambah kepemilikan saham dalam  PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera atau TMMS dari semula 21,57% menjadi 99% melalui transaksi pembelian saham dari para pemegang saham TMMS. Adapun sisanya, sebesar 2,22% untuk Modal Kerja Perseroan berupa pembelian bahan baku. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pemenang Nusantara Internasional Divestasi 35,61 Juta Saham WINR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pemenang Nusantara Internasional mengurangi porsi...

MINE Tebar Dividen Rp14,75 per Saham, Cum Dividen 30 April! Intip Jadwal Lengkapnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE)...

Unilever Indonesia Holding B.V. Genggam 32,42 Miliar Lembar Saham UNVR per Maret 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Struktur pemegang saham PT Unilever Indonesia...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru