CLAY Kantongi Free Float 18,6%, Nama Oesman Sapta Muncul sebagai Pemilik Manfaat Akhir

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) melaporkan komposisi registrasi pemegang efek untuk periode yang berakhir pada 30 April 2026. Emiten pengelola hotel dan properti ini mencatatkan total saham sebanyak 2,57 miliar lembar.

Berdasarkan laporan yang disampaikan perusahaan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Citra Putra Mandiri tetap menjadi pemegang saham pengendali. Perusahaan tersebut menguasai 1,99 miliar lembar saham atau setara 77,77%.

Laporan tersebut turut mengungkap sosok pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) dari CLAY. Nama Dr. H. Oesman Sapta tercatat sebagai pengendali di tingkat individu melalui PT Citra Putra Mandiri.

Di jajaran manajemen, Raja Sapta Ervian selaku Komisaris tercatat memiliki saham secara langsung. Ia menggenggam 42,06 juta lembar saham atau mewakili 1,64% kepemilikan.

Mengenai aspek kepatuhan bursa, CLAY terpantau memenuhi persyaratan saham publik atau free float. Jumlah saham free float perseroan per akhir April 2026 mencapai 477,93 juta lembar.

Angka tersebut setara dengan 18,6% dari total saham tercatat. Persentase ini berada di atas ambang batas minimal 15% yang ditetapkan BEI dalam Peraturan Nomor I-A untuk perusahaan di Papan Pengembangan.

Jumlah pemegang saham atau pemilik Single Investor Identification (SID) perseroan tercatat sebanyak 750 nasabah. Angka ini juga melampaui ketentuan minimal bursa yang mensyaratkan paling sedikit 300 nasabah pemilik SID.

Meski demikian, terdapat penurunan jumlah pemegang saham dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Maret 2026, jumlah pemilik SID mencapai 760 nasabah, yang berarti terjadi pengurangan sebanyak 10 nasabah.

Untuk kepemilikan saham di bawah 5%, porsi masyarakat dengan warkat tercatat nihil. Sementara itu, pemegang saham non-warkat menguasai 529,18 juta lembar atau 20,59%. Perseroan juga melaporkan tidak memiliki saham treasuri hingga saat ini.

- Advertisement -

Artikel Terkait

FTSE Bakal Depak Saham HSC, Bos BEI: Sudah Kami Antisipasi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa...

Investor Pasar Modal Tembus 27 Juta, BEI Pantau Aksi Jual Asing

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat...

Saham BAIK Keluar dari Pemantauan Khusus, Pindah ke Papan Pengembangan Mulai 19 Mei

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru