STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Cakra Bhakti Para Putra, pemegang saham pengendali PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) atau disebut SPINDO menambah kepemilikan dengan memborong 25.000 lembar (saham perusahaan tersebut. Transaksi saham ISSP melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), pada tanggal 26 Mei 2026.
Cakra Bhakti Para Putra membeli saham ISSP pada harga Rp426 per lembar. Pada transaksi 25 6 Mei 2026, saham ISSP ditutup di posisi Rp428 per unit. Itu berarti, pengendali membeli saham ini dibawah harga pasar atau lebih murah Rp2.
Seperti dikutip dalam laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan, ke Bursa Efek Indonesia, Selasa 02 Juni 2026, tujuan Cakra Bhakti Para Putra membeli saham ISSP adalah menambah investasi sekaligus mempertahankan kendali atas saham emiten produsen pipa atau tabung baja tersebut.
Sebelum transaksi, kepemilikan Cakra Bhakti Para Putra atas saham ISSP sebanyak 4.143.445.730 unit atau setara 57,66% saham. Adapun setelah transaksi 26 Mei 2026, jumlah saham ISSP yang dimiliki pengendali meningkat menjadi 3.143.470.730 unit atau 57,66% dari saham disetor Perseroan.
Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jumat 29 Mei 2026, saham ISSP tercatat turun 1,40% menjadi Rp422 per unit dibanding penutupan sehari sebelumnya Rp428. Selama periode sepekan, saham ISSP naik 7,10%. Jika dibandingkan antara harga 27 April 2026 di level Rp460 per unit terhadap penutupan 29 Mei 2026, maka saham ISSP telah turun 8,26%.
PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) atau Spindo, didirikan pada tahun 1971 di Surabaya. Perusahaan ini memproduksi berbagai macam pipa/tabung baja, seperti pipa struktural, pipa air, pipa minyak dan gas, pipa baja tahan karat, pipa galvanik, tiang baja, dan tabung mekanis, serta produk terkait lainnya.
Perusahaan ini memiliki sekitar 1.000 pekerja di enam pabrik modern yang berlokasi di Surabaya, Pasuruan, Karawang, dan Sidoarjo. Kantor pusat berlokasi di Jalan Kalibutuh 189-191, Surabaya, Jawa Timur, dengan kantor perwakilan di Gedung Baja lantai 7, Jalan Pangeran Jayakarta 55, Jakarta. (konrad)

