spot_img

Menanti Akhir Perang Iran, Bursa Saham Eropa Ditutup Bervariasi

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Senin (29/6/2026) waktu setempat. Pergerakan pasar terjadi di tengah awal pekan yang tenang dari wilayah Amerika Serikat (AS). Investor mulai mencermati peluang berakhirnya konflik di Timur Tengah.

Mengutip CNBC, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir naik tipis 0,04% ke posisi 636,11. Para pelaku pasar sedang menimbang “prospek berakhirnya perang Iran secara permanen.” Sentimen ini mewarnai aktivitas perdagangan di sepanjang hari.

Beberapa indeks acuan di negara-negara besar justru berakhir di zona merah. Indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,23% ke level 10.484,22. DAX Jerman juga turun 0,18% ke posisi 24.626,89. Sementara itu, indeks CAC 40 Perancis merosot 0,55% ke level 8.384,87.

Sektor teknologi menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang cukup kuat. Indeks Stoxx 600 Technology melonjak 1,2% setelah sempat terpuruk pekan lalu. Sebelumnya, sektor ini mencatatkan penurunan sekitar 4%.

Saham-saham di sektor energi dan utilitas turut mencatatkan kenaikan pada sesi perdagangan kali ini. Sebaliknya, saham sektor bahan baku dasar justru tampil kurang memuaskan. Kinerja sektor tersebut berada di bawah rata-rata performa pasar secara umum.

Bursa saham di wilayah Eropa lainnya mencatatkan hasil yang beragam. Indeks IBEX 35 Spanyol turun 0,2% ke level 19.387,4. Di Italia, indeks FTSE MIB juga melemah 0,2% ke posisi 51.163,2. Penurunan terdalam dialami indeks AEX Belanda yang jatuh 0,65% ke level 1.060,73.

Meskipun bursa utama melemah, beberapa pasar masih mampu bertahan di zona hijau. Indeks SMI Swiss menguat 0,36% ke posisi 14.223,9. OMXS30 Swedia juga naik 0,42% ke level 3.166,775. Sementara itu, indeks BEL 20 Belgia tumbuh tipis 0,13% ke posisi 5.739,78.

Indeks HEX Finlandia tercatat hanya turun tipis 0,01% ke level 13.444,68. Adapun indeks OMXC 25 ditutup pada posisi 1.805,14. Para investor kini tetap waspada memantau perkembangan situasi geopolitik global lebih

- Advertisement -

Artikel Terkait

Sejarah Baru Wall Street! Debut Alphabet Bawa Dow Jones Tembus Level 52.000

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Wall Street kompak menguat pada...

Bursa Asia-Pasifik Kompak Menguat di Tengah Ketegangan Timur Tengah

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas...

Saham Minyak Rontok, Bursa Eropa Kompak Berakhir di Zona Merah

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru