STOCKWATCH.ID (LOS ANGELES) – Tim nasional Spanyol berhasil memenangkan pertandingan fase gugur Piala Dunia putra untuk pertama kalinya dalam 16 tahun. Tim berjuluk La Roja ini mengalahkan Austria dengan skor 3-0 di Los Angeles. Kemenangan meyakinkan tersebut membawa Spanyol melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Mikel Oyarzabal membuka keunggulan Spanyol pada menit ke-36 setelah tekanan yang meningkat secara bertahap. Ia menyambar umpan silang rendah dari Marc Cucurella dari jarak 12 yard. Gol ini menjadi pembuka jalan bagi dominasi Spanyol sepanjang pertandingan.
Spanyol menggandakan keunggulan pada menit ke-66 melalui kerja sama tim yang sabar. Bek kanan Pedro Porro merangsek masuk ke kotak penalti untuk menyundul umpan silang Alex Baena. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan juara Eropa tersebut.
Kemenangan telak Spanyol dipastikan satu menit sebelum laga usai. Cucurella dan Oyarzabal kembali bekerja sama melalui skema umpan terobosan yang sempurna. Oyarzabal berhasil menyarangkan gol keduanya dalam laga ini sekaligus gol keempatnya di turnamen Piala Dunia 2026.
Spanyol sebenarnya sempat mencetak gol lebih awal melalui tendangan Cucurella. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena Pau Cubarsi dianggap melakukan pelanggaran terhadap kiper Austria, Alexander Schlager.
Kiper Schlager tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan ganda yang krusial. Ia menepis tendangan bebas Baena ke arah mistar gawang. Ia juga memblok tembakan keras Lamine Yamal dengan dadanya untuk menjaga asa Austria.
Austria memainkan pertandingan fase gugur pertama mereka di Piala Dunia sejak 1954. Pemain pengganti Sasa Kalajdzic hampir memperkecil ketertinggalan melalui sundulan pada sentuhan pertamanya. Namun, Austria jarang memberikan ancaman berarti ke gawang Spanyol setelah momen tersebut.
Hasil ini membuat Spanyol menyamai catatan Meksiko yang belum kebobolan dalam empat pertandingan pertama Piala Dunia 2026. Kiper Unai Simon tercatat menjaga clean sheet dalam empat laga berturut-turut.
Emma Smith, jurnalis BBC Sport, memberikan analisis terkait performa tim asuhan Luis de la Fuente tersebut. Emma menyoroti efektivitas serangan Spanyol yang meningkat tajam dibandingkan fase grup.
“Spanyol melepaskan 10 tembakan tepat sasaran di sini untuk menunjukkan ancaman mereka dan jelas mulai memanas di Piala Dunia ini pada waktu yang tepat,” kata Emma.
Kemenangan ini sekaligus menghapus catatan buruk Spanyol di fase gugur sejak menjuarai Piala Dunia 2010. Spanyol tercatat gugur di fase grup pada 2014. Mereka juga kalah dalam drama adu penalti melawan Rusia pada 2018 dan Maroko pada 2022 di babak 16 besar.
Lamine Yamal meski belum mencetak gol, tampil impresif dengan menyulitkan bek kiri darurat Austria, Konrad Laimer. Pemain berusia 18 tahun itu hampir mencetak gol di akhir laga sebelum tendangannya diblok David Alaba di garis gawang.

