spot_img

Dian Swastatika (DSSA) Gelar Penawaran Obligasi dan Sukuk Rp319,865 Miliar, Intip Penggunaannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Mulai hari ini, Kamis 2 Juli 2026 sampai dengan 3 Juli 2026, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melakukan penawaran obligasi dan sukuk senilai total Rp319,865 miliar kepada investor.  Penjatahan dan distribusi obligasi secara elektronik dilakukan pada 6 dan 8 Juli 2026. Pencatatan obligasi dan sukuk di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Juli 2026.

Ini terdiri atas Obligasi Berkelanjutan II DSSA Thaap I Tahun 2026 senilai Rp223,465 miliar dan Sukuk Mudarabah Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2026 sebesar Rp96,400 miliar. Ini bagian dari penawaran umum  sukuk mudaharabah II DSSA  senilai total Rp1,5 triliun.

Obligasi yang merupakan bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II DSSA dengan target dana Rp3,5 triliun terdiri atas seri A sebesar Rp106,600 miliar berbunga tetap  8,25% per tahun dengan jangka waktutiga tahun dan seri B senilai Rp116,865 miliar memiiki tenor lima tahun dengan Tingkat bunga tetap 8,50% per tahun.

Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, di mana Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 8 Oktober 2026, sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus pelunasan Obligasi akan dibayarkan pada tanggal 8 Juli 2029 untuk Obligasi Seri A, dan tanggal 8 Juli 2031 untuk Obligasi Seri B. Pelunasan masing-masing seri Obligasi akan dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

Sedangkan Sukuk Mudharabah ini diterbitkan tanpa warkat, ditawarkan dengan nilai 100%) dari jumlah Dana Sukuk Mudharabah dengan Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah yang dihitung berdasarkan perkalian antara Nisbah Pemegang Sukuk Mudharabah, dimana besarnya nisbah adalah 15,91% dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 8,25% per tahun dengan jangka waktu Sukuk Mudharabah adalah tiga tahun.

Berdasarkan propektus penawaran umum obligasi dan sukuk yang disampaikan ke BEI, Kamis 2 Juli 2026 terungkap, Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi terkait, akan digunakan oleh Perseroan untuk: 1. Sebesar Rp11.744.942.436  akan digunakan untuk pemberian pinjaman kepada SKS. Selanjutnya, dana hasil Penawaran Umum Obligasi tersebut akan digunakan oleh SKS untuk pelunasan seluruh pokok pinjaman bank milik SKS. Adapun sisanya Rp205.734.733.732 atau sekitar USD12.102.755 untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman ke Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Sukuk Mudharabah setelah dikurangi dengan biayabiaya emisi akan digunakan untuk mendukung kegiatan usaha Perseroan yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah, yaitu dengan menyesuaikan struktur kewajiban Perseroan dalam bentuk pembayaran sebagian pokok pinjaman ke PT Bank Rakyat Indonesia.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi Obligasi II DSSA Tahap I Tahun 2026 dan Sukuk Mudharabah II Tahap I 2026 adalah PT Aldiracita Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), serta PT KB Indonesia Tbk (BBKP) sebagai wali amanat.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kinerja BUMN 2025 Meroket, Danantara Manfaatkan Dividen untuk Investasi Proyek Strategis

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Seluruh badan usaha milik negara (BUMN)...

HUT ke-70 Danamon: Fokus Sinergi One Financial Group dan Tebar Promo Rp70

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN)...

Masa Penawaran Umum Obligasi Bank Victoria (BVIC) Selesai, Hari Ini Dicatatkan di BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Direksi PT Bank Victoria International (BVIC) melaporkan bahwa...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru