Adira Finance (ADMF) Peroleh Special Review dari PEFINDO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), perusahaan pembiayaan, memperoleh hasil Pemantauan Khusus (Special Review) dari PEFINDO tertanggal 01 Oktober 2025. Hal itu dikemukakan Veronika Dyah Puspitaningrum, Sekretaris Perusahaan ADMF.

Veronika menyampaikan, pada 03 Oktober 2025, ADMF memperoleh hasil Pemantauan Khusus (Special Review) dari PEFINDO tertanggal 01 Oktober 2025, dengan peringkat idAAA untuk Obligasi Berkelanjutan, idAAA(sy) untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan, serta idAAA/Stable untuk entitas Perseroan, dengan periode berlaku hingga 01 Maret 2026.

“Peringkat ini mencerminkan kemampuan Perseroan yang kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka Panjang,” katanya dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI, Senin (06/10/2025).

Menurut Veronika, sesuai dengan hasil rapat yang diadakan pada Rabu (01/10/2025), Panitia Pemeringkat PEFINDO memutuskan peringkat idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2022 Seri C dan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I Tahun 2023 Seri B dan Seri C, Tahap II Tahun 2023 Seri B dan Seri C, Tahap III Tahun 2024 Seri B dan Seri C, Tahap IV Tahun 2024 Seri B dan Seri C, Tahap V Tahun 2025 Seri A, Seri B dan Seri C serta Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I Tahun 2025 Seri A, Seri B dan Seri C PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk senilai Rp6,963 triliun untuk periode 01 Oktober 2025 sampai dengan 01 Maret 2026.

Peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi dari Perusahaan serta laporan keuangan tidak diaudit per 30 Juni 2025 dan laporan keuangan audit per 31 Desember 2024.

“Efek utang dengan peringkat idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh PEFINDO. Kemampuan emiten untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut dibandingkan emiten Indonesia lainnya adalah superior,” katanya.

Berikut, sesuai dengan hasil rapat yang diadakan pada Rabu (01/10/2025), Panitia Pemeringkat PEFINDO memutuskan peringkat idAAA(sy) (Triple A Syariah) terhadap Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Tahap III Tahun 2022 Seri C dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2023 Seri B dan Seri C, Tahap II Tahun 2023 Seri B dan Seri C, Tahap III Tahun 2024 Seri B dan Seri C serta Sukuk Mudharabah Berkelanjutan VI Tahap I Tahun 2025 Seri A, Seri B dan Seri C PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk senilai Rp743,850 miliar untuk periode 01 Oktober 2025 sampai dengan 01 Maret 2026.

Veronika menegaskan, peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi dari Perusahaan serta laporan keuangan tidak diaudit per 30 Juni 2025 dan laporan keuangan audit per 31 Desember 2024.

“Instrumen pendanaan syariah dengan peringkat idAAA(sy) adalah instrumen dengan peringkat paling tinggi yang diberikan oleh PEFINDO. Kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas kontrak pendanaan syariah dibandingkan emiten Indonesia lainnya adalah superior,” katanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pertamina Geothermal Guyur Dividen Rp49,4423 per Saham pada 22 Mei 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen tunai PT Pertamina Geothermal Energy Tbk...

Fokus Ekspansi Kredit dan Akuisisi Portofolio, BTN Alokasikan Seluruh Laba untuk Perkuat Modal

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk...

Mulia Boga Raya (KEJU) Tebar Dividen Rp16 per Saham, Catat Tanggalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mulia Boga raya  Tbk (KEJU) akan membagikan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru