spot_img

Adira Finance dan Mandala Multifinance Siap Merger, Target Oktober 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF)  berencana melakukan merger atau penggabungan dengan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN). Adapun ADMF akan menjadi perusahaan yang menerima hasil penggabungan atau merger tersebut.

Berdasarkan prospektus rencana merger yang dipublikasikan, Rabu (30/4/2025), penggabungan atau merger ini bertujuan untuk memperkuat posisi pasar dari Adira Finance di industri pembiayaan otomotif di Indonesia. Pasalnya, MFIN sendiri memiliki pangsa pasar yang besar,  khususnya di Indonesia Timur.

Setelah penggabungan tersebut, komposisi pemegang saham Adira Finance (ADMF) tidak berubah atau tetap dikuasai oleh Bank Danamon Indonesia (BDMN) sebesar 74,5% saham. Sedangkan MUFG  memiliki 18,92% saham.

Sementara dasar perhitungan konversi saham MFIN menjadi saham ADMF sebagai perusahaan penerima penggabungan didasarkan pada hasil penilaian independen atas nilai pasar wajar masing-masing saham ADMF dan MFIN yang dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Kusnanto dan Rekan.

Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan KJPP Kusnanto bahwa nilai pasar saham ADMF dan MFIN adalah 1:0,052401. Artinya, seluruh saham MFIN, kecuali yang dimiliki oleh ADMF, akan ditukar dengan 235.803.109 saham ADMF.

Bagi pemegang saham PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) dan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) yang tidak setuju merger diberikan hak untuk mengajukan permohonan agar saham mereka dibeli kembali oleh MFIN atau pihak pembeli siaga ADMF. Harga pembelian kembali saham ADMF dipatok Rp 9.082 per saham, dan saham MFIN akan dipatok di harga Rp3.426 per saham.

Adapun hak ini hanya berlaku bagi pemegang saham yang memenuhi tiga syarat utama. Pertama, nama mereka harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 4 Juni 2025 pukul 16.00 WIB, yakni sehari sebelum pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Tanggal efektif merger atau penggabungan ADMF dan MFIN adalah 1 Oktober 2025. Di mana, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk dua perusahaan ini bakal dilakukan pada  tanggal 30 Juni 2025. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Komisaris MAXI Candra Gunawan Serok 30 Juta Saham Perusahaan Sendiri, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Candra Gunawan, Komisaris PT Maxindo Karya Anugerah...

Transaksi Jumbo! GXS Bank Pte Borong 7,22%  Saham SUPA Senilai Rp800 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- GXS Bank Pte, Ltd, salah satu  pemegang...

Investor Segar Kumala Indonesia (BUAH) Terima Dividen Rp12,5 per Saham, 49,64% dari Laba 2025

TOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen tunai PT Segar Kumala Indonesia Tbk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru