STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik sebagian besar berguguran pada penutupan perdagangan Jumat (17/7/2026). Saham-saham teknologi raksasa tumbang akibat aksi jual besar-besaran sektor semikonduktor di Wall Street, Amerika Serikat (AS). Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran investor terkait keberlanjutan belanja teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI)..
Mengutip CNBC dan data Investing, saham-saham teknologi di Asia mengalami tekanan cukup dalam. Saham SoftBank Group di Jepang anjlok 9,2%. Produsen peralatan chip Tokyo Electron juga turun 9%, sedangkan Advantest merosot 9,4%.
Produsen chip memori Jepang, Kioxia, bahkan terperosok lebih dari 14%. Penurunan terjadi setelah pengadilan federal di Texas, Amerika Serikat (AS), memerintahkan perusahaan tersebut membayar ganti rugi sebesar USD229 juta terkait pelanggaran paten milik Viasat yang berhubungan dengan teknologi memori komputer.
Tekanan juga terjadi di Taiwan. Saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) turun 3,64% sehari setelah perusahaan melaporkan lonjakan laba yang melampaui ekspektasi pasar.
Di Hong Kong dan China daratan, pasar saham dibuka di zona merah mengikuti pelemahan bursa Asia lainnya. Indeks Hang Seng sempat turun 0,8%, sedangkan indeks CSI 300 di China daratan melemah 1,64%.
Sejumlah saham teknologi besar di Hong Kong ikut terkoreksi. Saham Tencent turun 1,3%, Meituan melemah 2,4%, Kuaishou merosot 3,3%, sementara Baidu dan Alibaba masing-masing turun 0,7% dan 1,3%.
Pada penutupan perdagangan, indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 4,03% ke level 64.141,12. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,78% menjadi 24.562,24. Indeks FTSE China 50 juga melemah 1,89% ke posisi 15.518,74. Bursa Australia ikut terkoreksi. Indeks S&P/ASX 200 turun 0,50% ke level 8.796,70.
Sebaliknya, beberapa bursa masih mampu mencatatkan penguatan. Indeks Nifty 50 India naik 1,09% ke level 24.334,30. Indeks KLCI Malaysia menguat 0,54% menjadi 1.731,45, sedangkan indeks SET Thailand naik 0,23% ke posisi 1.639,04.
Di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia melaju di zona hijau. IHSG ditutup naik 1,10% ke posisi 6.175,54. Indeks sempat menyentuh level tertinggi di 6.192,66 sepanjang hari perdagangan.
Sementara itu, pasar saham Korea Selatan libur karena hari besar nasional. Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (16/7/2026), saham SK Hynix ditutup melemah lebih dari 11%, sedangkan indeks Kospi tercatat berada di level 6.820,60

