Bank Mandiri Terbitkan Surat Utang Senior US$800 Juta di Bursa Efek Singapura, Ini Penggunaan Dananya!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Mandiri Tbk (BMRI) menerbitkan surat utang dalam denominasi dolar Amerika  Serikat senilai US$800 juta. Surat utang senior BMRI tersebut sudah dicatatkan di Bursa Efek Singapura pada 24 Maret 2025.

M. Ashidiq Iswara, Senior Vice President BMRI dalam keterbukaan informasi, Selasa (25/3/2025) mengatakan, surat utang ini merupakan bagian dari program penerbitan Euro Medium Term Note (EMTN) atau Surat Utang Senior Dengan Bunga Tetap yang Tidak Dijamin dengan jumlah pokok sampai US$4 miliar.

Menurut Ashidiq, bertindak sebagai Joint lead managers dalam penerbitan surat utang BMRI ini adalah Mandiri Securities Pte, Ltd, The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, J.P. Morgan Securities plc, dan MUFG Securities Asia Limited Singapore Branch, sesuai Perjanjian Pemesanan Tanggal 17 Maret 2025.

Ashidiq menjelaskan, surat utang senior BMRI 2025 ini memiliki bunga 4,90% per tahun dengan jangka waktu tiga tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 24 Maret 2028. “Dana hasil penerbitan surat utang senior tersebut akan digunakan untuk keperluan umum perseroan,” tulis Ashidiq dalam laporannya.

Seperti diketahui, surat utang BMRI  ini telah ditawarkan dan dijual kepada investor di luar wilayah Amerika  Serikat dengan tunduk pada Regulation S berdasarkan US Securities Act of 1933 sebagaimana diubah. Adapun surat utang BMRI tersebut dicatatkan di Singapore Stock  Exchange (SGX-ST). (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Tambah Investasi, Anthony Honoris Direktur MICE  Borong 8.300 Lembar Saham Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Anthony Honoris, Direktur PT Multi Indocitra Tbk...

PP Persero (PTPP) Siap Percepat Pembangunan 324 Unit Hunian Layak di Jakarta Pusat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT PP Persero Tbk (PTPP) menegaskan kesiapan...

Dukung Operasional, Zyrexindo Mandiri (ZYRX) Beli Aset Tanah Rp68 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru