spot_img

BRI Bawa QRIS Cross Border BRImo ke China, Transaksi Wisatawan Indonesia Kini Makin Praktis

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan layanan QRIS Cross Border BRImo di China. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan memperkuat solusi pembayaran digital lintas negara sekaligus memudahkan transaksi nasabah Indonesia di luar negeri.

Perluasan layanan tersebut sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat Indonesia ke luar negeri, termasuk ke China yang menjadi salah satu destinasi favorit pascapandemi.

Melalui fitur QRIS Cross Border di BRImo, nasabah dapat langsung memindai kode QR di merchant lokal China untuk melakukan pembayaran tanpa perlu menukar uang tunai.

Seluruh transaksi akan dikonversi secara otomatis dari saldo rupiah dengan nilai tukar yang transparan, kompetitif, dan real-time.

Implementasi QRIS Cross Border di China juga menjadi bagian dari dukungan BRI terhadap Bank Indonesia dalam memperluas konektivitas sistem pembayaran antarnegara.

Inisiatif tersebut diharapkan meningkatkan efisiensi transaksi masyarakat Indonesia di luar negeri, memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem keuangan digital global, serta mendorong terbentuknya jaringan pembayaran lintas negara yang semakin terintegrasi.

Direktur Information Technology PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Saladin Dharma Nugraha Effendi, mengatakan pengembangan QRIS Cross Border BRImo di China merupakan bagian dari upaya BRI memperkuat layanan digital untuk mendukung kebutuhan nasabah saat bepergian ke luar negeri.

“Kehadiran QRIS Cross Border BRImo di China berpeluang meningkatkan transaksi wisatawan di luar negeri, karena kemudahan penggunaannya. Dengan sistem ini, wisatawan Indonesia bisa langsung berbelanja di merchant di China yang sudah terintegrasi QRIS. Ke depan, BRI akan terus mendorong inovasi layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas akseptasi sistem pembayaran digital Indonesia di level global,” ujar Saladin, dikutip Rabu (10/6/2026).

Melalui layanan tersebut, wisatawan Indonesia dapat bertransaksi di berbagai merchant di China tanpa harus membawa uang tunai maupun mencari money changer.

Proses pembayaran dilakukan dengan memindai kode QR secara langsung. Sistem akan otomatis memotong saldo rupiah dan menampilkan rincian transaksi secara transparan melalui aplikasi BRImo.

Selain memberikan kemudahan, layanan ini juga menawarkan efisiensi biaya karena nilai tukar yang kompetitif dan sering kali lebih menguntungkan dibandingkan penukaran uang secara fisik.

Nasabah juga dapat memantau seluruh transaksi secara real-time melalui BRImo. Fitur ini membantu pengguna mengontrol pengeluaran sekaligus meningkatkan rasa aman saat bertransaksi di luar negeri.

Di sisi lain, adopsi layanan transaksi digital BRI terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga triwulan I 2026, volume transaksi QRIS BRI mencapai Rp30,5 triliun atau tumbuh 76% secara tahunan.

Jumlah transaksi QRIS BRI tercatat mencapai 253 miliar transaksi atau meningkat 86,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, volume transaksi super apps BRImo meningkat 29,4% secara tahunan menjadi Rp2.042,2 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BI Rate Naik Jadi 5,50%, BNI Tetap Fokus Salurkan Kredit ke Sektor Riil

STOCKWATCH.ID (JAKARTA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menilai...

Bidik Penjualan Rp300,3 Miliar di 2026, Hatten Bali (WINE) Siap Ekspansi dan Inovasi Produk

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Hatten Bali Tbk (WINE) menargetkan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru