BEI Cabut Suspensi, Akankah Saham Properti Ini Lanjutkan Reli?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut suspensi perdagangan saham PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP). Dengan demikian, saham emiten properti tersebut kembali dapat diperdagangkan mulai sesi I perdagangan hari ini, Senin (18/5/2026).

Pembukaan kembali perdagangan saham BKDP berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Keputusan ini disampaikan BEI setelah sebelumnya menghentikan sementara perdagangan saham tersebut selama beberapa hari.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, mengatakan pencabutan suspensi ini merujuk pada pengumuman bursa sebelumnya terkait penghentian sementara perdagangan saham BKDP.

“Suspensi atas perdagangan saham PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 18 Mei 2026,” ujar Yulianto dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin (18/5/2026).

Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham BKDP sejak 13 Mei 2026 setelah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk cooling down guna memberikan waktu yang memadai bagi investor untuk mempertimbangkan keputusan investasinya berdasarkan informasi yang tersedia.

BEI juga mengimbau seluruh pelaku pasar untuk mencermati setiap keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan agar dapat mengambil keputusan investasi secara lebih bijak.

Pergerakan Harga Saham

Sebelum terkena suspensi, saham BKDP menunjukkan penguatan yang cukup agresif. Pada penutupan perdagangan 12 Mei 2026, harga saham BKDP ditutup di level Rp103 per saham, naik 9,57% atau 9 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp94 per saham.

Sepanjang perdagangan, saham BKDP bergerak pada kisaran Rp98 hingga Rp103 per saham dengan volume transaksi mencapai 9.756.800 lembar saham.

Dengan harga tersebut, kapitalisasi pasar PT Bukit Darmo Property Tbk tercatat sebesar Rp773,94 miliar.

Secara year to date (YTD), saham BKDP sempat berada di level terendah Rp42 per saham pada 2 Januari 2026. Dalam 52 minggu terakhir, saham ini bergerak pada rentang Rp27 hingga Rp103 per saham, dengan level Rp103 menjadi posisi tertinggi yang dicapai dalam satu tahun terakhir.

- Advertisement -

Artikel Terkait

RUPS Tempo Inti Media (TMPO) Sepakat Tidak Bagi Dividen

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026...

IHSG Pagi Ini Turun 2,46% Dekati 6.500 Dipicu Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Harga Saham Dinilai Belum Wajar, BEEF Siapkan Buyback Rp100 Miliar Mulai Besok

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru