spot_img

BEI Tegur KB Valbury Sekuritas, Ternyata Terkait Dua Pelanggaran Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi kepada PT KB Valbury Sekuritas. Bursa memberikan sanksi berupa Teguran Tertulis kepada perusahaan efek tersebut.

Keputusan ini diambil setelah otoritas bursa melakukan pemeriksaan terhadap operasional perusahaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, BEI menemukan adanya pelanggaran ketentuan.

Pelanggaran tersebut berkaitan dengan dua hal utama. Pertama, terkait Pelaksanaan Transaksi Margin. Kedua, mengenai Pelaksanaan Manajemen Risiko Anggota Bursa.

Pengumuman ini tertuang dalam surat No.: Peng-00046/BEI.ANG/05-2026. Informasi tersebut dipublikasikan pada Jumat, 29 Mei 2026.

Direktur BEI, Irvan Susandy dan Kristian S. Manullang, Direktur BEI menyampaikan pengumuman ini. Keduanya menandatangani surat tersebut sebagai perwakilan dari pihak bursa.

PT Bursa Efek Indonesia telah mengenakan sanksi Teguran Tertulis kepada PT KB Valbury Sekuritas karena berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan pelanggaran ketentuan terkait dengan Pelaksanaan Transaksi Margin dan Pelaksanaan Manajemen Risiko Anggota Bursa,” tulis Irvan Susandy dan Kristian S. Manullang dalam keterbukaan informasi dikutip Sabtu (30/5/2026).

Sebagai informasi, transaksi margin merupakan fasilitas khusus bagi para investor. Fasilitas ini memungkinkan investor membeli saham dengan nilai lebih besar dari modal yang dimiliki.

Investor menggunakan pinjaman dana dari perusahaan sekuritas untuk membeli saham tersebut. Layanan ini umumnya diberikan kepada nasabah yang ingin meningkatkan daya beli mereka di pasar modal.

KB Valbury Sekuritas merupakan salah satu pelaku usaha di industri pasar modal Indonesia yang menyediakan berbagai layanan dan solusi investasi bagi nasabah.

Berdasarkan data pemegang saham, KB Securities Co., Ltd menguasai 65% saham perusahaan. Sementara itu, PT Gading Danalestari memiliki 35% saham.

Perusahaan saat ini dipimpin oleh Lee Taeyeop sebagai Direktur Utama. Adapun posisi Komisaris Utama dijabat oleh Andrew Hendrikch Haryono.

Hingga Mei 2026, kondisi keuangan KB Valbury Sekuritas tercatat cukup kuat. Nilai Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) terakhir mencapai Rp799.747.106.631,12.

Rata-rata MKBD perusahaan juga menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Pada Mei 2024, rata-rata MKBD tercatat sebesar Rp520,86 miliar. Nilai tersebut meningkat menjadi Rp601,14 miliar pada Mei 2025 dan kembali naik menjadi Rp763,50 miliar pada Mei 2026.

Aktivitas transaksi perusahaan juga tergolong tinggi. Pada Januari 2026, nilai transaksi mencapai Rp44.509.919.526.841.

Angka tersebut melonjak signifikan dibandingkan Januari 2025 yang sebesar Rp13.378.013.409.394. Sementara pada April 2026, nilai transaksi tercatat sebesar Rp23.417.844.449.270.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Minta Penjelasan, Ini Sikap Alamtri Minerals (ADMR) soal Aturan Baru Ekspor SDA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)...

Gunakan Kas Internal, ERAA Siap Eksekusi Buyback Rp100 Miliar Mulai Juni 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) memberikan...

RMKE Buka Suara Usai Dicecar Bursa Terkait Rencana BUMN Khusus Ekspor SDA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru