Bursa Eropa Ditutup Melemah, Saham Stellantis Anjlok 4% Setelah Produksi Merosot

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada penutupan perdagangan Jumat (5/1/2025) waktu setempat. Pasar saham Eropa mengawali tahun ini dengan tekanan besar.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx 600, yang mencakup saham-saham di seluruh Eropa, turun 0,49% ke level 508,19, menghapus sebagian besar kenaikan yang tercatat sehari sebelumnya.

Indeks saham utama di Eropa juga mengalami penurunan. DAX Jerman melemah 0,59% ke level 19.906,08. FTSE 100 Inggris turun 0,44% menjadi 8.223,98. Sementara itu, CAC 40 Prancis tercatat turun paling tajam, yakni 1,51% ke 7.282,22.

Sektor otomotif menjadi sorotan. Saham Stellantis jatuh 3,8% setelah mengumumkan penurunan produksi 45,7% sepanjang 2024. Ini menjadi angka terendah sejak 1956.

Selain itu, sektor perjalanan dan hiburan juga tertekan, turun 1,62%. Hanya sektor jasa keuangan yang mencatatkan kenaikan tipis 0,4%.

Sektor minyak dan gas sedikit memberi kabar baik. Saham Neste, perusahaan minyak Finlandia, naik 4,8% setelah menandatangani kontrak bahan bakar baru dengan beberapa maskapai besar.

Data ekonomi dari beberapa negara Eropa juga memberikan gambaran campuran. Di Jerman, jumlah pengangguran naik 33.000 orang menjadi 2,807 juta pada Desember, dengan tingkat pengangguran naik 0,1% menjadi 6%.

Namun, ada kabar positif dari Turki. Inflasi tahunan di negara itu turun menjadi 44,38% pada Desember, lebih rendah dari perkiraan. Polandia juga mencatat inflasi yang lebih rendah dari ekspektasi, yakni 4,8% secara tahunan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Tensi Perang AS-Iran Memanas, Indeks Berjangka Wall Street Jatuh dan Harga Minyak Melambung

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Wall Street Cetak Rekor Baru, Indeks S&P 500 Tembus Level 7.100 untuk Pertama Kali

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Bursa Saham Eropa Melaju Kencang, Sektor Perjalanan Pimpin Penguatan

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru