STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pasar saham Indonesia mencatatkan pergerakan volatil sepanjang pekan perdagangan 13-17 Juli 2026. Menariknya, empat saham pendatang baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencuri perhatian para pelaku pasar. Bagaimana tidak, dari enam saham yang melantai di Bursa awal Juli 2026, empat diantaranya masuk dalam daftar top gainers dan top losers pekan ini.
Asal tahu saja, pekan lalu, BEI menyambut pencatatan enam saham sekaligus. Itu antara lain PT Niramas Utama Tbk (JELI), PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), PT Bach Multi Global Tbk (BACH), PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), dan PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS).
JELI dan JECX menjadi emiten pertama yang melantai pada Selasa (7/7/2026). Sehari kemudian, giliran BACH dan EMMI mencatatkan saham perdana. Sementara PRDL melantai pada Kamis (9/7/2026), disusul RANS pada Jumat (10/7/2026).
Saham PRDL dan RANS berhasil masuk daftar top gainers pekan ini. Hebatnya, saham PRDL keluar sebagai juara dengan kenaikan harga paling fantastis. Berdasarkan data perdagangan EI selama lima hari terakhir yang dikutip dari RTI Business, saham PRDL meroket 169,14%.
Harga saham ini melesat dari posisi pekan sebelumnya hingga menyentuh level Rp436 per saham pada penutupan Jumat (17/07/2026). Volume transaksi PRDL tercatat sebanyak 1,8 miliar saham. Nilai transaksi atau turnover saham ini mencapai Rp716,2 miliar dengan frekuensi perdagangan sebanyak 734.100 kali.
Menyusul di posisi kedua top gainers pekan ini adalah PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP). Saham BKDP menguat 102,60% ke level Rp156 per saham. Selanjutnya, saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) naik 49,41% ke harga Rp254.
Saham RANS mencatatkan volume perdagangan sangat besar mencapai 9,4 miliar saham. Nilai transaksinya menembus Rp2,4 triliun sepanjang pekan ini.
Daftar penguat lainnya diisi oleh PT First Media Tbk (KBLV) yang naik 31,71% ke Rp108. PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) juga terapresiasi 30,16% ke level Rp328. Sementara itu, saham PT Indika Energy Tbk (INDY) naik 27,88% ke harga Rp2.500.
Loncatan harga juga terjadi pada saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) sebesar 27,52% ke Rp695. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menguat 24,39% ke Rp2.040. Dua saham lainnya, PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) naik 24,19% ke Rp77 dan PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) naik 22,14% ke Rp171.
Sebaliknya, nasib kurang beruntung dialami oleh pemegang saham JELI. Saham JELI terperosok 42,74% ke level Rp1.005 dan memimpin deretan top losers sepekan. Nilai transaksi saham ini tercatat sebesar Rp633,4 miliar.
Saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) menyusul dengan pelemahan 28,87% ke harga Rp340. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) turun 23,12% ke level Rp133. Saham pendatang baru lainnya yakni JECX juga terkoreksi 19,88% ke Rp1.330.
Pelemahan juga dialami saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) sebesar 19,39% ke Rp266. PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) turun 15,79% ke harga Rp64. PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) melemah 11,76% ke level Rp600.
Deretan top losers selanjutnya dihuni oleh saham PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH) yang turun 11,03% ke Rp258. PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) terkoreksi 9,71% ke Rp93. Terakhir, saham PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) melemah 9,57% ke harga Rp85 per saham.

