STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) merilis laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk periode yang berakhir pada Juni 2026. Berdasarkan laporan tersebut, emiten yang tercatat di Papan Utama ini telah memenuhi ketentuan free float yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Hingga akhir Juni 2026, jumlah saham free float BALI mencapai 951.072.500 lembar saham atau setara dengan 24,17%. Angka ini berada di atas syarat minimal BEI untuk Papan Utama, yakni sedikitnya 50 juta saham dan minimal 15% dari jumlah saham tercatat.
Jumlah pemegang saham atau nasabah pemilik SID tercatat sebanyak 1.125 akun. Jumlah ini tidak mengalami perubahan dibandingkan bulan sebelumnya dan tetap melampaui ketentuan minimal 300 Nasabah pemilik SID.
Farida Bau bertindak sebagai pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner (UBO) dari perseroan. Ia mengendalikan BALI secara tidak langsung melalui PT Kharisma Cipta Towerindo dengan porsi kepemilikan sebesar 59,701%.
Dalam laporan tersebut, PT Kharisma Cipta tercatat memegang 2.348.950.000 lembar saham atau 59,7007%. Sementara itu, dari jajaran manajemen, Robby Hermanto yang menjabat sebagai Direktur memiliki 50.000 lembar saham atau 0,0013%.
Untuk pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5%, rinciannya terdiri dari saham warkat sebanyak 442.020.000 lembar (11,234%) dan saham non-warkat sebanyak 1.143.572.500 lembar (29,064%). Total saham tercatat BALI hingga akhir Juni 2026 mencapai 3.934.592.500 lembar saham. Perseroan tidak memiliki saham treasuri dalam portofolionya.
Berdasarkan tipe dan klasifikasi investor dari KSEI, kepemilikan saham scripless didominasi oleh kategori Corporate sebesar 2.590.698.321 lembar. Disusul oleh investor individu sebesar 251.034.127 lembar, Private Equity 192.500.000 lembar, dan Mutual Funds (MF) sebanyak 170.659.300 lembar.
Selanjutnya, terdapat kepemilikan dari Securities Company (SC) sebesar 113.945.450 lembar, Investment Advisors 68.652.100 lembar, Private Bank 67.000.100 lembar, serta State-owned enterprises sebanyak 38.033.100 lembar. Terdapat pula kepemilikan minimal pada kategori Insurance (IS) sebanyak 2 lembar saham.
Lily Hidayat, Corporate Secretary BALI, menyatakan kebenaran informasi dalam laporan tersebut.
“Direksi atas nama PT Bali Towerindo Sentra Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera di dalam dokumen ini. Semua informasi telah dimuat secara lengkap dan benar,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (03/7/2026).
Lily menambahkan, perhitungan free float telah disajikan sesuai dengan Peraturan Pencatatan Bursa Nomor I-A dan/atau I-V. Perhitungan tersebut telah mengeluarkan kepemilikan saham oleh pihak pengendali, afiliasi pengendali, anggota dewan komisaris, anggota direksi, serta saham yang telah dibeli kembali oleh perusahaan.
Dalam menjalankan administrasi efeknya, BALI bekerja sama dengan PT Sinartama Gunita sebagai Biro Administrasi Efek (BAE).

