Free Float Bank Jago (ARTO) 27,20% per April 2026, Jerry Ng Tetap Jadi Pemilik Manfaat Akhir

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencatat kenaikan jumlah pemegang saham pada April 2026.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 30 April 2026, jumlah pemegang saham yang memiliki Single Investor Identification (SID) mencapai 37.213 investor. Jumlah tersebut bertambah 177 investor dibandingkan posisi akhir Maret 2026 yang tercatat sebanyak 37.036 investor.

Corporate Secretary sekaligus Direktur Kepatuhan Bank Jago, Tjit Siat Fun, menyatakan seluruh informasi dalam laporan tersebut telah disusun secara lengkap dan akurat. Direksi, lanjutnya, bertanggung jawab penuh atas kebenaran data yang disampaikan.

Dari sisi struktur pemegang saham, PT Metamorfosis Ekosistem masih menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan sebanyak 4.129.978.125 saham atau setara 29,80% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

Posisi berikutnya ditempati PT Dompet Karya Anak yang menguasai 2.965.745.000 saham atau 21,40%. Sementara itu, Wealth Track Technology Limited memiliki 1.619.309.375 saham atau setara 11,68%.

GIC Private Limited juga tercatat sebagai pemegang saham utama dengan kepemilikan 1.249.862.100 saham atau 9,01%.

Di jajaran manajemen, Direktur Bank Jago, Arief Harris Tandjung, tercatat memiliki 46.646.331 saham atau setara 0,34%.

Kepemilikan publik Bank Jago mencapai 3.849.789.969 saham, yang terdiri atas 3.749.789.969 saham tanpa warkat (scripless) dan 100.000.000 saham dalam bentuk warkat. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 27,77% dari total saham yang diterbitkan.

Adapun jumlah saham yang dikategorikan sebagai free float tercatat sebanyak 3.732.260.614 saham atau setara 27,20% dari total saham tercatat. Angka ini menurun dibandingkan posisi akhir Maret 2026 yang mencapai 3.833.768.752 saham atau 27,94%.

Dengan demikian, porsi free float ARTO masih jauh di atas ketentuan minimum Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar 7,5% dari total saham tercatat, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa Nomor I-A.

Manajemen Bank Jago menegaskan bahwa perhitungan free float telah dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A dan/atau I-V.

Laporan tersebut juga mengungkap ultimate beneficial owner (UBO) perseroan. Jerry Ng tercatat sebagai pemilik manfaat akhir melalui PT Metamorfosis Ekosistem, sedangkan Sugito Walujo merupakan pemilik manfaat akhir melalui Wealth Track Technology Limited.

- Advertisement -

Artikel Terkait

DGNS Tuntaskan Private Placement, Investor Individu Ini Jadi Pembeli Tunggal

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS)...

Free Float TBIG Susut ke 7,78%, Edwin Soeryadjaya dan Winato Kartono Pemilik Manfaat Akhirnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru