spot_img

Harga Minyak Anjlok Drastis! Serangan Israel Tak Sentuh Fasilitas Energi Iran, Pasokan Tetap Stabil

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia anjlok tajam pada penutupan perdagangan hari Senin (28/10/2024) waktu setempat atau Selasa pagi (29/10/2024) WIB. Ini membawa kelegaan bagi investor. Pasalnya, serangan udara Israel ke Iran ternyata tidak menyasar fasilitas energi. Investor sebelumnya khawatir ketegangan ini akan memicu kenaikan harga minyak.

Mengutip CNBC International, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November turun 6,13% menjadi US$67,38 per barel, di New York Mercantile Exchange. Ini merupakan penurunan harian terbesar sejak Juli 2022.

Adapun harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember melemah 6,09% ke US$71,42 per barel, di London ICE Futures Exchange.

Serangan Israel pada Sabtu menargetkan instalasi militer Iran, tanpa menyentuh fasilitas energi atau nuklir. Akibatnya, produksi minyak Iran berjalan normal, menenangkan kekhawatiran investor terkait gangguan pasokan global.

Situasi geopolitik yang lebih tenang ini membuat Citi menurunkan proyeksi harga Brent hingga US$4 ke level US$70 per barel untuk tiga bulan mendatang. “Dengan tidak menyasar fasilitas minyak, fokus pasar kembali ke masalah oversupply,” jelas Andy Lipow, analis dari Lipow Oil Associates.

Di tengah ketenangan ini, produksi minyak dari negara-negara besar seperti AS, Kanada, dan Brasil meningkat, begitu pula dari Argentina dan Senegal. Lipow memperkirakan harga minyak masih akan tertekan hingga akhir tahun.

Meski begitu, risiko konflik tetap ada. “Pasar masih waspada terhadap kemungkinan aksi balasan dari Iran,” ujar Saul Kavonic, analis energi. Meskipun fasilitas energi Iran tidak tersentuh, ketegangan tetap jadi perhatian investor.

Perhatian kini beralih pada negosiasi gencatan senjata antara Israel, Hamas, dan Hizbullah yang berlanjut sejak akhir pekan. Namun, analis Vivek Dhar dari Commonwealth Bank of Australia skeptis apakah gencatan senjata ini akan bertahan lama.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Stock Futures Menguat, Wall Street Ditopang Big Tech dan Inflasi AS yang Melandai

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) - Kontrak berjangka saham Amerika Serikat...

Harga Emas Dunia Turun Tipis, Tertolong Penurunan Inflasi AS

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia ditutup sedikit melemah...

AS Serang dan Blokade Pelabuhan Iran, Harga Minyak Dunia Bergeming

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia tidak banyak berubah...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru