Minggu, Juli 21, 2024
33.5 C
Jakarta

IHSG Berpeluang Rebound, Investor Harus Waspadai Hal Ini!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), berpeluang rebound pada perdagangan Senin (18/7/2022). Demikian hasil Analisa Edwin Sebayang, pengamat Pasar Modal, dalam risetnya di Jakarta, hari ini.

Edwin mengatakan, selama seminggu lalu, IHSG turun sampai dengan 1.31%. Sehingga, jika dihitung secara Year to Date (YTD) IHSG tersisa hanya menguat 1.07%. Penurunan IHSG ini beriringan dengan aksi net sell investor asing yang cukup besar sekitar Rp1.70 triliun.

Menurut Edwin, di awal minggu ini, Senin (18/7/2022) ada peluang IHSG untuk rebound alias menguat. Itu seiring kombinasi penguatan Indeks DJIA sebesar 2.15% serta menguatnya EIDO sebesar 0.65%. Padahal, pada penutupan perdagangan di hari Jumat 15/7/2022) IHSG turun sebesar 0.57%. Selain itu, harga beberapa komoditas juga naik. Sebut saja seperti komoditas oil yang melambung 1.87%, gold meroket sebesar 0.04%, CPO terkerek 0 79% serta nikel sebesar 3.07%.

Dilain pihak, Edwin mengingatkan para investor agar mewaspadai aksi jual atas saham berbasis coal. Itu menyusul kembali cukup tajamnya kejatuhan harga komoditas coal dihari ke 3 sebesar 7.36%. Sehingga, selama 3 hari berturut-turut harga coal merosot sebesar -13.76%).

Pada perdagangan hari ini, Edwin memproyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran antara 6,600 – 6,697 poin.  Untuk itu, Edwin merekomendasikan ‘beli saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB),  PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG), PT Bank Danamon Tbk (BDMN), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Mitra Adiperkasa Tbk, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP).

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru