Sabtu, Juli 20, 2024
33.5 C
Jakarta

IHSG Berpotensi Terkoreksi, BNI Sekuritas Merekomendasikan 6 Saham Ini 

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi akan mengalami koreksi pada perdagangan Rabu (22/2/2023). Potensi ini bisa tercapai selama IHSG berada di bawah 6.929 & dibawah 5 Day MA. Tren bullish bisa terjadi sepanjang IHSG di atas 6.815. IHSG closing di bawah 5 day MA (6.894) & di bawah 6.958 (200 day MA).

Indikator MACD bullish, Stochastic bearish, candle inverted hammer. Jika bisa di tutup harian di bawah 6.815, IHSG masih berpeluang koreksi, target 6.784/6.715 DONE/6.621 DONE/6.557 DONE. Jika closed di atas 6.815, peluang menuju 6.906 DONE/6.953 DONE/7.046. Range breakout berada di 6.803 – 6.961.

“Level resistance berada 6.910/6.932/6.958/6.990 dengan support 6.863/6.834/6.803/6.771. Perkiraan range di rentang: 6.830 – 6.930” terang Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar.

Kemarin (21/2), bursa Asia Pasifik mencatat pergerakan yang beragam. Bursa saham Australia yaitu S&P/ASX 200 dan All Ordinaries terkoreksi setelah rilis Judo Bank Composite PMI yang naik mencapai 49,2, namun masih di bawah 50, yang membedakan pertumbuhan dan kontraksi. Hang Seng mencatat penurunan signifikan sebesar 1,71%. Di sisi lain bursa China mencatat kenaikan seperti SSE Composite Index dan Shenzhen Index.

Dari Amerika Serikat (AS), Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah signifikan sebesar 2,06%, begitu juga dengan S&P 500 yang melemah dalam sebesar 2,00%, sementara indeks Nasdaq turun lebih dalam sebesar 2,50%. Suku bunga yang tinggi terus menekan sentimen pasar. Sektor consumer discretionary mengalami koreksi. Yield treasury 10 tahun naik menjadi 3,9%, level yang tidak terlihat sejak November. Bursa Eropa ditutup melemah. Investor memperhatikan potensi Federal Reserve untuk tetap hawkish. DAX Performance Index dan FTSE 100 masing-masing terkoreksi 0,52% dan 0,46%.

Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Rabu (22/2):

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Resist: 8.800/8.875/8.950/9.050.
Support: 8.650/8.575/8.475/8.350.
Rekomendasi: BUY 8.600 – 8.675 target 8.800/8.900 stop loss below 8.475.

2. PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
Resist: : 27.450/28.500/29.300/30.200.
Support: 26.500/25.750/25.225/24.050.
Rekomendasi: BUY IF BREAK 27.200 target 27.450/28.500 stop loss di bawah 25.225.

3. PT Blue Bird Tbk (BIRD)
Resist: 1.845/1.870/1.900/1.945
Support : 1.770/1.730/1.685/1.630.
Rekomendasi: BUY 1.800 – 1.815 target 1.870/1.900 stop loss di bawah 1.720.

4. PT Indika Energy Tbk (INDY)
Resist: 2.295/2.340/2.370/2.425.
Support: 2.220/2.200/2.150/2.100.
Rekomendasi: BUY 2.240 – 2.260 target 2.340/2.370 stop loss di bawah 2.190.

5. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
Resist: 11.475/11.575/10.725/10.900.
Support: 10.300/11.175/11.000/10.850.
Rekomendasi: TRADING BUY target 11.575/11.650 stop loss di bawah 11.175.

6. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
Resist: 570/595/630/670.
Support: 525/496/454/410.
Rekomendasi TRADING BUY target 595/610 stop loss di bawah 500.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru