STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (futures) bursa saham Amerika Serikat (AS) melonjak pada Minggu malam waktu setempat. Kenaikan ini mengawali pekan perdagangan yang singkat karena libur nasional. Sentimen positif muncul setelah Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan untuk mengakhiri perang antara AS dan Iran.
Mengutip CNBC, data pasar menunjukkan kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average naik 334 poin atau 0,7%. S&P 500 futures naik 0,9%, sementara Nasdaq 100 futures melonjak 1,4%.
Melalui media sosial pada Minggu malam, Trump menyatakan kesepakatan dengan Iran kini sudah tuntas. Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menjelaskan upacara penandatanganan akan dilakukan pada Jumat di Swiss.
“Kesepakatan dengan Iran sekarang sudah lengkap,” tulis Trump.
Trump juga mengizinkan pembukaan kembali jalur pelayaran penting di Selat Hormuz. Keputusan ini membuat harga minyak dunia jatuh pada hari Minggu. Harga minyak mentah AS anjlok hampir 5%.
Pengumuman damai ini muncul setelah sempat terjadi ketidakpastian. Sebelumnya, aksi saling tembak antara Israel dan Hizbullah di Lebanon sempat membuat pasar ragu. Kelompok Hizbullah merupakan pihak yang didukung oleh Teheran.
Tiga indeks utama saham AS sebenarnya baru saja menutup pekan lalu dengan hasil positif. Semangat para pedagang meningkat sejak Jumat berkat penawaran umum perdana (IPO) SpaceX yang memecahkan rekor.
SpaceX menutup perdagangan Jumat dengan nilai pasar di atas USD 2 triliun. Saham perusahaan roket ini melonjak lebih dari 19%. Pada perdagangan tambahan hari Minggu, saham SpaceX kembali naik lebih dari 3%.
Evan Schlossman, prinsipal di SuRo Capital, memberikan pandangannya terkait fenomena ini. Ia menilai keberhasilan SpaceX menjadi sinyal kuat bagi pasar.
“IPO SpaceX yang sukses secara umum merupakan sinyal positif bagi minat investor yang lebih luas terhadap inovasi dan teknologi,” ujar Schlossman.
Menurut Evan, hal tersebut mencerminkan permintaan dan keinginan besar untuk berinvestasi pada perusahaan sejenis. Investor kini mulai mengalihkan fokus pada data ekonomi terbaru.
Pekan ini, pasar menunggu data pembangunan rumah dan penjualan ritel. Selain itu, pelaku pasar memantau rapat kebijakan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).
Data FedWatch CME menunjukkan peluang suku bunga tetap berada pada level 98%. Peluang ini menunjukkan suku bunga kemungkinan besar tidak akan berubah.
Bursa saham AS akan tutup pada hari Jumat mendatang. Penutupan ini dilakukan untuk memperingati hari libur Juneteenth

