Investor MBMA Melonjak pada April 2026, Dua UBO Ini Masih Mengendalikan Perseroan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mencatat pertumbuhan signifikan jumlah pemegang saham pada akhir April 2026. Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, jumlah investor pemilik Single Investor Identification (SID) bertambah 6.239 akun.

Jumlah pemegang saham nasabah pemilik SID kini mencapai 58.672 akun, meningkat dari 52.433 akun pada Maret 2026. Kenaikan ini mencerminkan tingginya minat investor terhadap emiten produsen bahan baku baterai kendaraan listrik tersebut.

Presiden Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan MBMA, Teddy Nuryanto Oetomo, menyampaikan data tersebut dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Laporan itu memuat komposisi kepemilikan saham perseroan per 30 April 2026.

PT Merdeka Energi Nusantara masih menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 54.045.287.677 saham atau setara 50,04% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Pemegang saham besar lainnya adalah Huayong International yang memiliki 8.149.060.000 saham atau 7,55%, serta PT Alam Permai dengan 5.896.520.600 saham atau 5,46%.

Di jajaran manajemen, Komisaris Winato Kartono tercatat memiliki 2.192.848.313 saham atau 2,03%. Sementara Direktur Anthony Kartono Tan menggenggam 10.915.500 saham atau setara 0,01%.

Berdasarkan laporan tersebut, terdapat dua pihak yang tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (Ultimate Beneficial Owner/UBO), yakni Edwin Soeryadjaya dan Winato Kartono. Keduanya mengendalikan perseroan secara tidak langsung melalui PT Merdeka Energi Nusantara yang menguasai 50,04% saham MBMA.

MBMA juga telah memenuhi ketentuan kepemilikan saham publik (free float) untuk perusahaan tercatat di Papan Utama BEI. Hingga akhir April 2026, jumlah saham free float mencapai 28.867.657.584 saham atau setara 26,73% dari total 107.995.419.900 saham yang tercatat.

Persentase tersebut jauh di atas batas minimum free float yang ditetapkan BEI sebesar 15%.

Selain itu, perseroan memiliki saham tresuri sebanyak 22.539.400 saham atau 0,02% dari total saham tercatat.

Dalam keterbukaan informasi, Teddy menegaskan bahwa seluruh data yang disampaikan telah diverifikasi dan menjadi tanggung jawab penuh direksi.

“Direksi atas nama PT Merdeka Battery Materials Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera di dalam dokumen ini,” tulis Teddy dikutip Selasa (12/5/2026).

Laporan registrasi pemegang efek tersebut disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom sesuai dengan ketentuan Peraturan Bursa Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bayu Buana (BAYU) Cairkan Dividen Tunai Rp100 per Saham pada 10 Juni 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - PT Bayu Buana Tbk (BAYU) berencana membagikan...

Awal Perdagangan, IHSG Turun Lagi 0,31% ke 6.884,248 Dipicu Saham BBCA, BBRI, BMRI dan UNVR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Pelayaran Nasional Ekalya Lepas 57,5% Saham ELPI Trans Cargo, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru