Free Float WEHA Masih Aman di Atas 20%, Satrijanto Tirtawisata Tercatat sebagai UBO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) melaporkan porsi kepemilikan saham publik (free float) sebesar 20,34% per 30 April 2026. Dengan posisi tersebut, emiten transportasi ini tetap memenuhi ketentuan minimum free float yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dikutip Selasa (12/5/2026), jumlah saham free float WEHA tercatat sebanyak 297.016.302 lembar. Jumlah ini menurun dibandingkan posisi Maret 2026 yang mencapai 437.657.002 lembar saham atau setara 29,97%.

Meski mengalami penurunan, porsi saham publik WEHA masih berada di atas ketentuan BEI. Mengacu pada Peraturan Bursa Nomor I-A, perusahaan tercatat di Papan Pengembangan wajib memiliki saham free float sekurang-kurangnya 50 juta lembar saham dan minimal 15% dari total saham tercatat.

Selain itu, jumlah pemegang saham yang memiliki Single Investor Identification (SID) tercatat sebanyak 5.819 nasabah. Angka ini sedikit turun dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 5.892 nasabah, namun tetap jauh di atas persyaratan minimum BEI sebanyak 300 pemegang saham.

Dari sisi struktur kepemilikan, PT Panorama Sentrawisata Tbk menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 766.517.000 lembar saham atau setara 52,48%. Sementara itu, PT WEHA Investama menggenggam 211.805.686 lembar saham atau 14,50%.

Pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) WEHA tercatat atas nama Satrijanto Tirtawisata. Ia memiliki saham secara langsung sebesar 15,556%.

Di jajaran manajemen, Direktur Andrianto Putera memiliki 19.272.300 lembar saham atau setara 1,32%. Komisaris Angreta Chandra memegang 466.000 lembar saham (0,03%), sedangkan Direktur Tiodora Amran Bonardy memiliki 274.900 lembar saham (0,02%).

Direktur Edgar Surjadi tercatat memiliki 253.000 lembar saham atau 0,02%, sementara Direktur Romy Firmangustri mengantongi 40.382 lembar saham.

Manajemen WEHA menegaskan seluruh informasi dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek telah disusun secara lengkap dan akurat.

“Semua informasi dalam LBRE telah dimuat secara lengkap dan benar, tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar,” tulis manajemen WEHA.

Adapun total saham tercatat WEHA per akhir April 2026 mencapai 1.460.554.819 lembar saham. Administrasi efek perseroan dikelola oleh PT Raya Saham Registra.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bayu Buana (BAYU) Cairkan Dividen Tunai Rp100 per Saham pada 10 Juni 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - PT Bayu Buana Tbk (BAYU) berencana membagikan...

Awal Perdagangan, IHSG Turun Lagi 0,31% ke 6.884,248 Dipicu Saham BBCA, BBRI, BMRI dan UNVR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Pelayaran Nasional Ekalya Lepas 57,5% Saham ELPI Trans Cargo, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru