spot_img

Longsor 3,6%, Cadangan Devisa Mei 2023 jadi 139,3 Miliar Dolar AS

  1. STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2023 longsor 3,6% menjadi Rp139,3 miliar dolar AS ketimbang 144,2 miliar dolar AS, posisi pada akhir April 2023.

Menurut Erwin Haryono, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), penurunan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan antisipasi kebutuhan likuiditas valas perbankan sejalan dengan meningkatnya aktivitas perekonomian.

“Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” ujarnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (9/6/2023).

Bank Indonesia, lanjut dia, Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

“Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat ketahanan sektor eksternal sejalan dengan bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK Atas Arahan Presiden, Menkeu: Tak Punya Hak Suara

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan...

Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Sentuh 19,64%, BTN Siap Jadi Mitra Pembangunan Daerah

STOCKWATCH.ID (MALUKU UTARA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero)...

Bos BCA Buka Suara soal Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Titip Pesan untuk Calon Gubernur BI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Bank Central Asia Tbk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru