STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) membukukan laba Rp252,43 miliar (Rp33,66 per saham) pada Januari-Juni 2024, melambung 50,8% jika dibandingkan Rp167,37 miliar (Rp22,32 per saham) pada periode sama 2023.
Seperti tergambar dalam laporan keuangan per Juni 2024 yang dipublikasikan Jumat (26/7/2024), penjualan bersih PBID meningkat sebesar 5,7% menjadi Rp2,48 triliun pada Januari-Juni 2024, dari Rp2,34 triliun pada Januari-Juni 2023.
Pendapatan PBID pada enam bulan pertama 2024 didominasi oleh penjualan produk kemasan plastik dan bijih plastik kepada pihak ketiga di pasar lokal yakni sebesar Rp2,43 triliun (97,93%), sedangkan ekspor menyumbang Rp51,31 miliar.
Pertumbuhan penjualan disertai peningkatan beban pokok penjualan PBID sebesar 0,48% menjadi Rp1,96 triliun pada januari-Juni 2024, dari Rp1,95 triliun pada Januari-Juni 2023. Laba kotor Perseroan tumbuh 31,52% jadi Rp521,17 miliar pada Januari-Juni 2024, dibanding Rp396,24 miliar pada Januari-Juni 2023.
Total aset PBID per Juni 2024 sebesar Rp3,10 triliun, turun 2,9% dari Rp3,19 triliun per Desember 2023. Sedangkan jumlah liabilitas dan ekuitas Perseroan per Juni 2024, masing-masing sebesar Rp517,14, miliar dan Rp2,58 triliun. (konrad)