spot_img

NATO Ungkap Alasan Keterlambatan Laporan Keuangan Semester I 2026, Masih Diaudit KAP

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO) mengumumkan keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan Tengah Tahunan per 30 Juni 2026.  Perseroan menyebut keterlambatan terjadi karena laporan keuangan masih dalam proses audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Suharli, Sugiharto & Rekan.

Informasi tersebut disampaikan perseroan melalui laporan informasi atau fakta material kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 16 Juli 2026.

Dalam keterbukaan informasi, PT Olympus Strategic Indonesia Tbk, yang sebelumnya bernama PT Surya Permata Andalan Tbk, menyampaikan kegiatan usahanya bergerak di bidang perhotelan melalui entitas anak.

“Penyampaian Laporan Keuangan Tengah Tahunan 30 Juni 2026 akan mengalami keterlambatan dikarenakan laporan keuangan sedang dalam proses audit oleh Kantor Akuntan Publik Suharli, Sugiharto & Rekan,” tulis Perseroan, dikutip Kamis (16/07/2026).

Manajemen NATO menegaskan keterlambatan tersebut tidak memberikan dampak material terhadap operasional maupun kelangsungan usaha perseroan.

“Kejadian ini tidak berdampak material terhadap kelangsungan usaha Perseroan,” demikian disampaikan dalam laporan fakta material tersebut.

Perseroan juga memastikan akan memenuhi ketentuan penyampaian laporan keuangan sesuai regulasi yang berlaku.

NATO menyatakan akan menyampaikan Laporan Keuangan Tengah Tahunan per 30 Juni 2026 sesuai ketentuan Peraturan OJK Nomor 14/POJK.04/2022 dan Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, paling lambat pada akhir bulan ketiga setelah periode pelaporan berakhir.

Laporan keterbukaan informasi tersebut ditandatangani oleh Direktur sekaligus Corporate Secretary PT Olympus Strategic Indonesia Tbk, Gede Putu Adnawa, dan disampaikan melalui sistem pelaporan elektronik pada 16 Juli 2026.

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Laba Bersih Master Print (PTMR) Melejit 154% pada Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Master Print Tbk (PTMR) mencetak...

Strategi Investasi Semester II 2026: DBS Jagokan Saham Asia dan Emas

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Investor disarankan meningkatkan alokasi pada saham...

Besok Jatuh Tempo, Obligasi I RMK Energy (RMKE) Seri A Rp116 Miliar Resmi Delisting dari BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT RMK Energy Tbk (RMKE) melunasi pokok...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru