Minggu, Juli 21, 2024
33.5 C
Jakarta

PUP Saham 3-5 April 2023, Multi Makmur Lemindo Raup Dana Rp101,75 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA), calon emiten di bidang manufaktur material bahan bangunan dari plastik berbahan dasar PVC  berencana melakukan Penawaran Umum Perdana (PUP) atau Initial Public Offering (IPO) sebanyak 925 juta saham baru pada 3-5 April 2023 di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut manajemen PIPA dalam prospektus yang diumumkan, Rabu (15/3), jumlah saham Perseroan yang ditawarkan itu mewakili 27,01% dari modal ditempatkan dan disetor PIPA setelah IPO saham dengan nominal Rp20 per unit.

Harga saham PIPA yang ditawarkan kepada publik berada di rentang Rp100 sampai Rp110 per saham. Dana segar yang berpotensi diraup PIPA maksimal Rp101,75 miliar.

IPO ini didahului dengan penawaran awal (book building) pada 15-21 Maret 2023. Untuk IPO PIPA, PT Shinhan Sekuritas Indonesia ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi Efek.

Bersamaan dengan IPO saham, PIPA juga menerbitkan sebanyak 832,500 juta waran seri I. Setiap pemegang 10 saham baru berhak memperoleh 9 waran seri I. Setiap pemegang satu saham baru berhak membeli satu waran seri I dengan harga pelaksanaan Rp110 per unit.

Menurut manajemen PIPA, pihaknya akan menggunakan dana hasil IPO ini, antara lain untuk pembangunan fasilitas pabrik baru PIPA PVC dan HDP serta FITTING PVC sebesar Rp19,291 miliar. Sekitar 41,787 miliar untuk pembelian mesin dan fasilitas produksi serta fasilitas pendukung produksi.

Selain itu, menurut manajemen PIPA, sebesar Rp1,857 miliar dana IPO untuk pembelian empat unit kendaraan operasional. Sekitar 3 miliar untuk pembayaran sebagian pokok utang kepada PT Bank Oke Indonesia. Sisanya untuk modal kerja PIPA. Adapun dana dari hasil pelaksanaan waran seri I seluruhnya untuk modal kerja PIPA.

Saham PIPA akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 April 2023. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan dapat menerbitkan pernyataan efektif untuk IPO PIPA pada 30 Maret 2023.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru