spot_img

RUPS Techno9 (NINE) Putuskan Tak Bagi Dividen dari Laba 2025, Setujui Laporan Keuangan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Kedua Tahun Buku 2025 pada Selasa, 14 Juli 2026. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan Perseroan tahun buku 2025 serta memutuskan tidak membagikan laba bersih sebagai dividen.

Manajemen NINE dalam laporan hasik RUPS ke BEI, Kamis 16 Juili 2026 menyebutkan, Rapat yang berlangsung di Harris Suites Puri Mansion, Jakarta Barat, dihadiri oleh pemegang saham dan kuasanya yang mewakili 983,71 juta saham atau setara 45,61% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

Selain itu, Rapat Umum Pemegang Saham tersebut dihadiri Komisaris Utama Poh Kay Ping, Komisaris Noprian Fadli, Direktur Irwan Dharma Kusuma, dan Direktur Boas P. Panjaitan.

Pada mata acara pertama, pemegang saham menyetujui laporan tahunan Perseroan tahun buku 2025, termasuk laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris serta mengesahkan laporan keuangan yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Robert, Rudi, Yansen & Rekan.

Pada mata acara kedua, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 dengan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham.

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pemberian pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025 sepanjang tercermin dalam laporan Perseroan dan bukan merupakan tindakan pidana.

Rapat juga menyetujui penetapan gaji, honorarium, remunerasi, dan tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris. Pemegang saham sekaligus memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan remunerasi bagi anggota Direksi untuk tahun buku 2026.

Pada agenda terakhir, pemegang saham menyetujui pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026.

- Advertisement -

Artikel Terkait

900 Juta Saham PKPK Berpindah Tangan, Pengendali Tetap Sama

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK)...

Samuel Sekuritas Lepas 459,41 Juta Saham NSSS Senilai Rp346,86 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Samuel Sekuritas Indonesia melaporkan penjualan saham...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru