Tambah Investasi, Lo Kheng Hong Serok 15,179 Juta Saham Intiland Development (DILD)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Lo Kheng Hong, pemegang saham individu  PT Intiland Development Tbk (DILD) menambah porsi kepemilikan dengan melakukan pembelian sebanyak 15.179.600  lembar atau 0,15%  saham emiten konstruksi danpengembangkan properti tersebut  pada tanggal 04 Mei 2026 melalui BEI.

Disebutkan dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Senin Minggu 17 Mei 2026,  tujuan Lo Kheng Hong memborong 0,62% saham DILD adalah untuk menambah investasi pribadi dengan kepemilikan saham langsung.

Lo Kheng Hong membeli saham DILD pada harga Rp129 per lembar sehingga dana yang digelontorkan sebesar Rp1,95 miliar. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Lo Kheng Hong terhadap saham DILD meningkat menjadi  733.686.300 (7,08%), dari sebelumnya sebanyak 718.506.700 (6,93%) saham.

Dari sisi keuangan, DILD membukukan pendapatan bersih Rp619,78 miliar pada kuartal I 2026, turun 3,27% dari Rp640,76 miliar pada periode sama 2025. Dari pendapatan tersebut, Perseroan mencatatkan laba bersih Rp16,43 miliar pada kuartal I 2026, anjlok 45,68% dibanding Rp30,25 miliar pada  kuartal I 2025.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu, 13 Mei 2026, saham DILD tercatat di  Rp123 per unit, turun 1,60% dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp125 per unit.  Selama sepekan perdagangan, saham DILD telah turun 3,9%. Jika dibandingkan antara harga 15 April 2026 di posisi Rp129 , maka saham emiten konstruksi dan pengembang properti tersebut telah turun sebesar 4,65%.

PT Intiland Development Tbk (DILD) bergerak dalam bidang konstruksi dan pengembangan perumahan, gedung perkantoran, ritel, dan kawasan industri, khususnya di Jakarta dan Surabaya. Didirikan pada tahun 1983, dengan nama PT Wisma Dharmala Sakti. Perusahaan melakukan IPO pada bulan September 1991, kemudian berganti nama menjadi yang sekarang pada tahun 2007. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Prediksi IHSG Tertekan, Bahana Sekuritas Rekomendasikan 10 Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Pengendali WINR Jual 21,26 Juta Saham, Ini Nilai Divestasinya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemenang Nusantara Internasional mengurangi porsi kepemilikan...

Siap Delisting, Organon Pharma Indonesia (SCPI) Berencana Go Private

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kabar mengejutkan datang dari industri farmasi...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru