back to top

Venteny Kantongi Pinjaman JPY 200 Juta dari Singapura, Buat Apa Duitnya?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) resmi memperoleh pinjaman dari CC Innovation Singapore Pte. Ltd. Total pinjaman yang disepakati mencapai JPY 200 juta. Kesepakatan ini tertuang dalam Perjanjian Pinjaman yang ditandatangani pada 28 Februari 2025.

Corporate Secretary PT Venteny Fortuna International Tbk, Zasa Pinkan Kinanti, mengatakan transaksi ini tidak memberikan dampak signifikan terhadap operasional maupun kondisi keuangan perusahaan.

“Tidak ada dampak material dari kejadian, informasi, atau fakta material terhadap kondisi keuangan, hukum, dan kelangsungan usaha PT Venteny Fortuna International Tbk,” ujar Zasa dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin (3/3/2025).

Venteny bergerak di bidang holding, portal web, serta platform digital dengan tujuan komersial. Suntikan dana dari perusahaan asal Singapura ini menjadi bagian dari strategi bisnis perusahaan.

Hingga saat ini, manajemen Venteny belum memberikan detail lebih lanjut mengenai penggunaan dana tersebut. Meski demikian, investor tentu akan mencermati bagaimana perusahaan memanfaatkan tambahan modal ini untuk pertumbuhan bisnisnya.

Pada penutupan perdagangan Jumat (28/2/2025), harga saham VTNY turun Rp9 atau 5,49% menjadi Rp155 per lembar. Pada awal perdagangan, saham VTNY dibuka di level Rp165 dan sempat menyentuh harga tertinggi Rp165. Namun, saham ini juga sempat turun ke level terendahnya di Rp153.

Volume transaksi saham VTNY tercatat sebesar 4,21 juta lembar saham senilai Rp674,12 miliar. Adapun frequensi perdagangan saham mencapai 930 kali. Saat ini, kapitalisasi pasar VTNY tercatat sebesar Rp971,10 miliar. Sepanjang setahun terakhir, saham ini bergerak dalam rentang Rp111–Rp268 per lembar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ketum PERBANAS Hery Gunardi Ungkap Strategi Bank Hadapi Gejolak Global, Kredit Tumbuh 9,96%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Industri perbankan Indonesia tetap menunjukkan kinerja...

Laba Suryamas Dutamakmur (SMDM) Anjlok 83,7% pada 2025, Pendapatan Turun Tajam

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) mencatat...

Laba Lautan Luas Turun 18,48% pada 2025, Meski Pendapatan Naik Jadi Rp8,79 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Lautan Luas Tbk (LTLS) mencatat...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru