BEI Awasi Ketat Perdagangan Saham Kedaung Indah Can, Mengapa?

STOCWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan pengawasan ketat terhadap perkembangan saham PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI)  karena harganya bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

Menurut Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman tertulis, Senin (09/9/2024), pengawasan ketat atas saham KICI dilakukan Bursa karena mengalami peningkatan harga yang signifikan di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).

Yulianto mengklaim, informasi ini disampaikan dalam rangka perlindungan bagi investor. “Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” katanya.

Menurut Yulianto, informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat (KICI) adalah informasi tanggal 9 September 2024 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Terkait pergerakan harga saham di luar kebiasaan itu, Yulianto meminta kepada investor untuk memperhatikan jawaban manajemen  KICI atas permintaan konfirmasi BEI terkait perkembangan harga saham tersebut. Investor juga diminta mencermati saham perusahaan tercatat di atas dan keterbukaan informasi.

Yulianto berharap investor mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Investor juga perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi atas saham KICI. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Purbaya Ungkap Faktor Penentu Bursa Saham Kembali Bergairah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa...

Divestasi Hampir Seluruh Saham SRSN, Pengendali Ini Kantongi Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Ludijanto Setijo melakukan aksi divestasi besar-besaran...

WBSA Masuk Daftar HSC Usai Sebulan Melantai, Begini Respons Tegas Bos BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru