Rabu, Januari 21, 2026
26.5 C
Jakarta

Reorganisasi, Inocycle Technology Siap Jual Aset Tetap Senilai Rp105 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) berencana menjual aset tetap kepada PT Urecel Indonesia, entitas anak Perseroan dengan kepemilikan saham mencapai 45,80%.

Perjanjian pengikatan jual beli aset tetap ini ditandatangani oleh Jaehyuk Choi, Direktur Utama Perseroan selaku Penjual dan Victor Seng Hyeok Choi, Presiden Direktur PT Urecel Indonesia selaku Pembeli pada 20 Desember 2024. “Nilai transaksi ini mencapai Rp105 miliar,” tulis Direksi INOV dalam keterangannya.

Berdasarkan kesepakatan para pihak, pembayaran atas transaksi jual beli aset tetap tersebut akan dilakukan dalam 2 tahap. Pembayaran tahap pertama sebesar 5% dari harga transaksi atau sekitar Rp5,25 miliar. Sedangkan pembayaran tahap kedua berupa pelunasan sebesar Rp99,75 miliar.

Aset tetap itu terdiri dari tanah, bangunan berupa pabrik, dan sarana pelengkap dengan luas tanah 47.651 meter persegi dan luas bangunan sekitar 23.307 meter persegi dengan penggunaan saat ini sebagai Pabrik. Lokasi obyek transaksi di Kp. Bojong, Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten

Menurut Direksi INOV, alasan dan pertimbangan dilakukan transaksi ini adalah dalam rangka reorganisasi atau restrukturisasi dan atau pengelompokkan aset yang dimiliki dan/atau dikelola oleh Perseroan, sehingga akan memaksimalkan aset sesuai dengan fungsinya. Adapun aset tetap yang dimiliki oleh Perseroan saat ini merupakan aset non-operasional yang telah disewakan kepada afiliasi. Aset ini tidak digunakan dalam operasional utama Perseroan dan hanya menghasilkan pendapatan sewa dari anak perusahaan tersebut.

Meski demikian, aset tetap tersebut memiliki potensi untuk digunakan secara lebih optimal oleh Afiliasi, yang memanfaatkan aset tersebut untuk kepentingan bisnis mereka. “Dalam rangka meningkatkan efisiensi pengelolaan aset dan untuk mendukung strategi bisnis yang lebih berkelanjutan, Perseroan memutuskan untuk melakukan penjualan Aset Tetap kepada Afiliasi,” kata Direksi INOV.

Di sisi lain, aset tetap ini akan lebih bermanfaat jika dijual kepada Afiliasi yang sudah familiar dengan penggunaannya dan berencana untuk mengembangkan atau memanfaatkannya lebih lanjut untuk kebutuhan operasional mereka.

“Penjualan aset tetap ini memberikan tambahan kas yang dapat digunakan Perseroan untuk investasi di area lebih menguntungkan. Perseroan mendapatkan keuntungan atas penjualan aset tersebut secara langsung, berupa peningkatan laba serta pengurangan atas biaya penyusutan atas aset,” katanya. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ahmad Yani Resmi Jadi Direktur Utama PGEO, Targetkan Kapasitas 1 GW dalam 3 Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)...

PT Vale (INCO) Beberkan RKAB 2026 dan Progres Proyek Strategis di Hadapan Komisi XII DPR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menghadiri...

BKSL Digugat Pembatalan Perjanjian Perdamaian, Ini Respons Manajemen Sentul City!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sentul City Tbk (BKSL) tengah...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru