STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi menguat pada perdagangan Rabu (14/5/2025).
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP, memprediksi pergerakan IHSG masih akan terbatas. Ia memperkirakan indeks akan bergerak di kisaran resistance 6.860-6.900. Sementara itu, level support berada di rentang 6.800-6.820.
“IHSG hari ini berpotensi teknikal rebound seiring dengan kesepakatan baru US-China terhadap pengurangan tarif untuk 90 hari,” ujar Fanny dalam riset pagi ini.
Pada penutupan perdagangan Jumat, (9/5/2025), IHSG naik 5,052 poin atau 0,07% ke level 6.832,803. Sehari sebelumnya, Kamis, (8/5/2025), IHSG berada di posisi 6.827,750. Kenaikan ini terjadi jelang libur, namun tetap diwarnai aksi jual bersih oleh investor asing. Nilai net sell asing tercatat sekitar Rp499 miliar.
Beberapa saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Astra International Tbk (ASII), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).
BNI Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk ditransaksikan hari ini. “PNLF, ERAA, BRIS, BCAP, MBMA, dan RALS” tambah Fanny.
Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas:
- PNLF – Spec Buy
• Area beli: 304–308
• Cutloss: di bawah 300
• Target dekat: 312–318 - ERAA – Spec Buy
• Area beli: 530–535
• Cutloss: di bawah 525
• Target dekat: 545–560 - BRIS – Spec Buy
• Area beli: 2.750–2.780
• Cutloss: di bawah 2.720
• Target dekat: 2.820–2.870 - BCAP – Spec Buy
• Area beli: 77–78
• Cutloss: di bawah 75
• Target dekat: 80–84 - MBMA – Spec Buy
• Area beli: 336–340
• Cutloss: di bawah 332
• Target dekat: 346–348 - RALS – Spec Buy
• Area beli: 452–456
• Cutloss: di bawah 450
• Target dekat: 466–470
