STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Sutadi, Presiden Direktur PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) membeli 1 juta unit saham emiten pembiayaan konsumen tersebut melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 tanggal 20 November 2025.
Seperti dikutip dalam laporan keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa 25 November 2025, Sutadi membeli saham BFIN pada harga Rp772 lembar sehingga dana yang digelontorkan sebesar Rp772 juta.
Tujuan Sutadi membeli saham BFIN adalah menambah investasi langsung atas saham emiten pembiayaan konsumen tersebut.Setelah transaksi tersebut, Sutadi memiliki 19.817.000 unit saham BFIN atau setara 0,13% saham.
Ditinjau dari sisi keuangan, BFIN memiliki kinerja solid selama sembilan bulan 2025. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp1,7 triliun pada kuartal III 2025. BFIN mencatat pembiayaan baru sebesar Rp16,4 triliun pada Januari-September 2025, meningkat 15,2% secara tahunan (YoY). Adapun total piutang pembiayaan dikelola (managed receivables) naik 13,0% (YoY) jadi Rp26,0 triliun.
Pada perdagangan di BEI, Selasa 25 November 2025, saham BFIN tercatat di Rp755 per unit, turun 0,66% dibandingkan sehari sebelumnya di Rp760 per unit. Selama sepekan perdagangan, harga saham BFIN telah turun sebesar 1,29%, yakni dari Rp770 per saham menjadi Rp760 per saham. (konrad)
