Tambah Investasi, Pengendali Borong 50 Juta Lembar Saham BOLT, Habiskan Dana Rp50 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Garuda Multi Investama, pemegang saham pengendali PT Garuda  Metalindo Tbk (BOLT) memborong 50.000.000 lembar (2,13%) saham emiten produsen dan distributor komponen otomotif tersebut. Transaksi saham BOLT melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), pada 13 Januari 2026.

Harga per lembar saham BOLT sebesar Rp1.000 sehingga Garuda Multi Investama harus menggelontorkan dana sebesar Rp50 miliar. Adapun status kepemilikan saham tersebut bersifat  langsung.

Seperti dikutip dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, Senin 19 Januari 2026, tujuan Garuda Multi Investama membeli saham BOLTE adalah menambah investasi dan mempertahankan kendali  saham emiten komponen otomotif ini.

Sebelum transaksi, kepemilikan Garuda Multi Investama atas saham BOLT sebanyak 1.395.000.000 unit atau setara 59,52% saham. Adapun setelah transaksi  13 Januari 2026, jumlah saham BOLT  yang dimiliki pengendali meningkat menjadi 1.445.000.000 unit atau setara dengan 61,65% dari saham disetor Perseroan.

Hingga pukul 14.45 WIB perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Selasa 19 Januari 2026, saham BOLT tercatat naik 0,49% menjadi Rp1.030 per unit dibanding penutupan sehari sebelumnya. Jika dibanding antara harga 19 Desember 2025 di Rp1.020 terhadap harga saat ini, maka saham BOLT telah meningkat 0,98%.

Sekedar informasi, PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) mulai beroperasi pada tahun 1966 sebagai industri bengkel rumah kecil bernama Bengkel Garuda, yang memproduksi suku cadang becak/becak. Perusahaan ini sendiri didirikan pada tahun 1982 sebagai bagian dari Garuda Metalindo Group.

Perusahaan ini memproduksi pengencang, mur, dan baut, untuk didistribusikan ke perakit sepeda motor dan mobil. Perusahaan memiliki anak perusahaan, PT Mega Pratama Ferindo (MPF), yang bergerak di bidang pengolahan kawat baja dan batangan baja. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Buka Gembok Suspensi Saham Ini Mulai 6 April 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi...

Bidik Pasar Digital USD 29 Miliar, DSSA Garap Proyek Panas Bumi Hingga Infrastruktur AI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)...

Perdalam Pasar Modal, OJK Siapkan ETF Emas hingga Program PINTAR Reksa Dana

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru