STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) mencatat penjualan bersih sebesar Rp86,94 triliun pada 2025, tumbuh 10,28% dari Rp78,83 triliun pada tahun 2024.
Berdasarkan laporan keuangan Desember 2025 yang dipublikasikan, Senin 2 Maret 2026 terungkap, pendapatan SMAR tahun 2025 didominasi oleh penjualan produk kelapa sawit di pasar domestik yakni sebesar Rp46,04 triliun.
Jumlah tersebut, sekitar 52,95% dari total penjualan Perseroan. Sedangkan penjualan ekspor produk kelapa sawit menyumbang Rp40,9 triliun tahun lalu.
Kenaikan penjualan disertai peningkatan beban pokok penjualan SMAR sebesar 8,34% menjadi Rp76,73 triliun pada 2025, dari Rp70,82 triliun tahun 2024. Namun, laba kotor emiten kelapa sawit itu tumbuh 27,42% menjadi Rp10,21 triliun pada 2025 dibanding Rp8,01 triliun tahun 2024.
Di sisi lain, beban usaha SMAR juga naik 10,59%, dari Rp5,98 triliun pada 2024 menjadi Rp6,62 triliun pada 2025. Akan tetapi, laba usaha SMAR melambung 77,18% menjadi Rp3,58 triliun pada 2025, dari Rp2,02 triliun pada tahun 2024.
Adapun, laba periode berjalan SMAR yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 102,23% menjadi Rp2,58 triliun (Rp900 per saham) pada tahun 2025, jika dibandingkan Rp1,27 triliun (Rp445 per saham) pada 2024.
SMAR memiliki total aset sebesar Rp45,20 triliun per Desember 2025, turun tipis 0,28% dari Rp45,33 triliun per Desember 2024. Jumlah liabilitas dan ekuitas Perseroan pada 2025, masing-masing Rp22,76 triliun dan Rp22,43 triliun. (konrad)
