STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Struktur kepemilikan saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk per 28 Februari 2026 masih didominasi oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). Perusahaan telekomunikasi pelat merah tersebut menguasai mayoritas saham emiten menara telekomunikasi berkode MTEL.
Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang disampaikan kepada PT Bursa Efek Indonesia, Telkom menggenggam 60,02 miliar saham atau setara 71,831% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh.
Total saham yang tercatat pada Mitratel mencapai 83,55 miliar saham. Kepemilikan tersebut menempatkan Telkom sebagai pemegang saham pengendali perseroan.
Direktur Investasi yang juga Sekretaris Perusahaan Mitratel, Hendra Purnama, menyampaikan selain Telkom, terdapat dua investor lain yang memiliki saham di atas 5%.
Pertama, Citibank Singapore S/A Government of Singapore dengan kepemilikan 4,45 miliar saham atau 5,326%. Kedua, PT Maleo Investasi Indonesia – MTEL Primary yang menggenggam 4,99 miliar saham atau setara 5,976%.
Secara keseluruhan, tiga pemegang saham besar tersebut menguasai 69,46 miliar saham atau sekitar 83,133% dari total saham Mitratel.
Sementara itu, kepemilikan investor lainnya yang masing-masing memiliki saham di bawah 5% mencapai 14,09 miliar saham atau 16,867% dari total saham perseroan. Jumlahnya tersebar pada sekitar 20.649 pemegang saham.
Dilihat dari komposisi investor, pemodal domestik masih mendominasi. Pemodal nasional menggenggam 71,74 miliar saham atau sekitar 85,865% dari total saham yang beredar.
Di sisi lain, pemodal asing memiliki 11,81 miliar saham atau setara 14,134% dari total saham Mitratel. Laporan juga mencatat jumlah saham free float Mitratel mencapai 11,59 miliar saham atau sekitar 13,869% dari total saham tercatat di bursa.
Adapun saham yang dimiliki direksi dan komisaris perseroan mencapai 15,85 juta saham atau sekitar 0,0189% dari total saham beredar.
Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko, ST tercatat memiliki 8,16 juta saham atau sekitar 0,0097%. Direktur Investasi Hendra Purnama memegang 5,13 juta saham atau sekitar 0,0061%, sedangkan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Ian Sigit Kurniawan memiliki 2,1 juta saham atau sekitar 0,0025%.
Data tersebut menunjukkan struktur kepemilikan saham Mitratel masih sangat terkonsentrasi pada Telkom sebagai pemegang saham pengendali, dengan sebagian saham lainnya dimiliki investor institusi domestik maupun asing.
