back to top

Besok, Bintang Cahaya Investment Tender Wajib 30,31% Saham AYLS Senilai Rp34,66 Miliar

STOCKATCH.ID (JAKARTA) – Bintang Cahaya Investment (BCI) akan melakukan penawaran tender wajib sebanyak-banyaknya 258.703.236 lembar   atau 30,31%  saham PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) yang dimiliki oleh pemegang saham publik senilai Rp34,66 miliar.

Berdasarkan dalam laporan  keterbukaan informasi yang dipublikasikan di situs web Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis 12 Maret 2026, harga pelaksanaan penawaran tender wajib sebesar Rp134 per lembar. Dengan demikian, Bintang Cahaya Investment (BCI) akan menggelontorkan dana sebesar Rp34,66 miliar.

Jika dibandingkan dengan harga saham FITT AYLS pada perdagangan hari ini, Kamis 12 Maret 2026  sebesar Rp218 per saham, harga tender wajib yang ditetapkan BCI sudah terdiskon 38,53% atau lebih rendah dari harga pasar.

“Pelaksanaan penawaran tender berlangsung mulai 13 Maret  2026 sampai dengan 11 April 2026. Penawaran tender saham AYLS dilakukan oleh PT CGS International  Sekuritas Indonesia,” tulis Manajemen AYLS dalam laporannya.

Sekedar informasi,  Bintang Cahaya Investment (BCI) telah melakukan akuisisi terhadap 594.720.000  lembar atau setara 69,69% saham dari total modal ditempatkan dan disetor Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) dari PT Anugrah Cakrawala Dunia. Pada 14 Januari 2026. Harga akuisisi AYLS sebesar Rp67 per lembar  sehingga BCI mengeluarkan dana Rp39,84 miliar untuk aksi korporasi tersebut.

Pengambilalihan saham AYLS oleh BCI bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi Perseroan dalam memperluas kegiatan usahanya di Indonesia serta secara regional dan global. Dengan dukungan finansial, manajerial, dan infrastruktur dari PT BCI, Perseroan diharapkan dapat mempercepat pertumbuhannya, meningkatkan daya saingnya, dan memperoleh arahan strategis yang mendukung inovasi dan pengambilan keputusan yang tepat.

Secara keseluruhan, pengambilalihan tersebut akan memperkuat posisi kompetitif Perseroan, mempersiapkan perusahaan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Ungkap Strategi Dongkrak Free Float Emiten, Rights Issue hingga Divestasi Jadi Opsi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong...

Sah! DPR Tetapkan 5 Komisioner OJK Baru, Friderica Widyasari Dewi Jabat Ketua

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR...

RUPS BCA Setujui Pembagian Dividen Rp41,4 Triliun, 72% dari Laba 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rapat Umum  Pemegang Saham Tahunan  (RUPST) PT Bank Central...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru