STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Noel Aelyo Laras Kusuma Negara, Dewan Komisaris PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), menambah porsi kepemilikan sahamnya. Aksi beli ini dilakukan di tengah koreksi harga saham perusahaan komponen otomotif tersebut.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Noel menyerok 4.863.000 unit saham DRMA. Transaksi pembelian ini dilakukan pada 9 Maret 2026.
Noel membeli saham tersebut pada harga pelaksanaan Rp850 per saham. Jika dikalkulasi, total nilai transaksi yang dikeluarkan mencapai Rp4,13 miliar.
Harga pembelian tersebut berada di bawah harga pasar atau didiskon sekitar 8,6%. Pada hari yang sama, saham DRMA ditutup di level Rp930 per saham.
Tujuan dari transaksi ini murni untuk investasi. Status kepemilikan saham tersebut merupakan kepemilikan langsung.
Melalui aksi korporasi ini, porsi saham Noel di DRMA meningkat cukup signifikan. Sebelumnya, ia menggenggam 76.275.700 unit saham atau setara 1,62%.
Kini, kepemilikannya naik menjadi 81.138.700 unit saham. Jumlah ini mewakili 1,72% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.
“Laporan ini sesuai peraturan OJK tentang laporan kepemilikan saham perusahaan terbuka,” tulis Noel dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (13/3/2026).
Pada perdagangan Senin, 9 Maret 2026, saham DRMA sendiri mengalami tekanan. Harga saham emiten ini merosot 6,06% atau turun Rp60 dibandingkan penutupan sebelumnya.
Saham DRMA dibuka pada level Rp975 dan sempat menyentuh harga tertinggi di posisi yang sama. Namun, sepanjang sesi, harga terus melandai hingga menyentuh titik terendah Rp915.
Aktivitas perdagangan hari itu mencatatkan volume 5,44 juta saham. Nilai transaksi harian mencapai Rp5,07 miliar dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.040 kali.
Meskipun harga saham sedang melemah, langkah Dewan Komisaris menambah porsi kepemilikan menunjukkan kepercayaan terhadap prospek jangka panjang perusahaan. Noel menegaskan tanggung jawab penuh atas kebenaran data yang dilaporkan tersebut.
