spot_img

Minta Restu RUPS, Lancartama (TAMA) Siap Divestasi Aset Senilai Rp65,4 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direksi PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) dan Direksi PT  Permana Manna Mulia  (PNM)  menandatangani perjanjian jual beli aset tanah dan bangunan gedung yang terletak di Ruko Jalan Pakubuwono VI No. 99 A—B dan Jalan Sultan Hasanuddin No. 51—52, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Manajemen TAMA  dalam laporan keterbukaan informasi, Jumat 12 Juni 2026 mengatakan, berdasarkan perjanjian, Perseroan berencana menjual tanah  seluas total 535 meter persegi dan bangunan gedung seluas 2.907 meter persegi. “Nilai transaksi divestasi tersebut mencapai Rp65,4 miliar,” kata Manajemen TAMA.

Nilai transaksi divestasi adalah sebesar 206,89%  dari total ekuitas Perseroan per tanggal 31 Maret 2026 yang sebesar Rp31.610.573.718. Oleh karena itu, transaksi divestasi ini merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam POJK No.17/2020. Selain itu, nilai transaksi divestasi ini melebihi 50% dari nilai ekuitas Perseroan per tanggal 31 Maret 2026. Sehingga TAMA akan meminta persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB yang akan dilaksanakan pada 15 Juni 2026.

Menurut Manajemen TAMA, divestasi aset tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan bahwa Perseroan berupaya melakukan optimalisasi struktur keuangan, khususnya untuk meningkatkan likuiditas Perseroan guna mendukung pemenuhan kewajiban keuangan yang jatuh tempo. Dana hasil divestasi ini akan digunakan untuk pelunasan sebagian atau seluruh utang Perseroan, sehingga diharapkan dapat menurunkan beban keuangan berupa bunga pinjaman.

Manajemen mengatakan, transaksi divestasi aset ini akan dilaksanakan sesuai dengan hasil penilaian KJPP Kusno Raharjo dan Rekan Cabang Jakarta Timur 2 dan karenanya akan dilakukan pada harga pasar dan bukan merupakan benturan kepentingan seperti yang dimaksud dalam POJK No.42/2020.

TAMA adalah perusahaan yang menjalankan usaha di bidang  kontraktor umum dan infrastruktur untuk perusahaan pertanian dan manufaktur.Tidak hanya di Jabodetabek, perseroan juga memiliki proyek di wilayah lain di Indonesia, seperti Sumatera Selatan dan Kalimantan. Perusahaan ini terdaftar sebagai anggota Gabungan Pengusaha Konstruksi (Gapensi) DKI Jakarta, dengan kualifikasi segmen menengah yaitu memenuhi syarat untuk proyek dengan nilai hingga Rp100 miliar. Kantor pusatnya ada di Jakarta.

Sedangkan  PT  Permana Manna Mulia  (PNM) adalah perusahaan yang aktif melaksanakan pekerjaan konstruksi, baik untuk pembangunan gedung maupun pekerjaan infrastruktur sesuai dengan perizinan yang dimiliki. Saat ini, PNM secara aktif sedang mengerjakan proyek pembangunan di wilayah Jakarta. PNM didukung oleh manajemen, tenaga kerja, dan sumber daya yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan usaha konstruksi. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Jelang Akhir Pekan, IHSG Naik 2,07% Tembus 6.000, 10 Sektor Menguat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dibuka menguat di 5.960,415 Indeks Harga Saham Gabungan...

RUPO Obligasi WIKA Tidak Capai Kuorum, Usulan Emiten Gagal Disetujui Pemegang Obligasi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mengumumkan...

BRI Siapkan Buyback Saham Hingga Rp500 Miliar, Berlaku Sampai September 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru