STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham dua emiten, masing-masing PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) dan saham PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) di pasar reguler dan pasar tunai sejak perdagangan sesi I, Selasa 7 April 2026.
Menurut pengumuman BEI, Senin 06 April 2026, suspensi saham YPAS dilakukan BEI karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan selama sepekan. Adapun saham UDNG dihentikan sementara (suspensi) perdagangan di BEI karena terjadi penurunan harga kumulatif yang signifikan sepanjang pekan lalu.
“Otoritas Bursa memandang perlu untuk menghentikan sementara perdagangan saham YPAS dan UDNG dalam rangka cooling down dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” tulis BEI dalam pengumumannya.
Menurut BEI, tujuan suspensi adalah memberikan kesempatan bagi para pelaku pasar untuk mempertimbangan secara matang berdasarkan informasi yang ada sebelum mengambil keputusan investasi di saham YPAS dan UDNG. Investor diminta memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan.
Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Selasa 07 April 2026, saham YPAS tercatat naik 24,48% menjadi Rp1.730 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp1.390. Selama perdagangan sepekan, harga saham FITT telah meroket 118,89%, dari posisi Rp635 menjadi Rp1.390 per unit per 6 April 2026.
Sedangkan saham UDNG tercatat di Rp750 per unit, turun 9,64% dibanding sehari sebelumnya di Rp830 per unit. Selama periode sepekan, harga saham UDNG telah merosot 24,54%, dari Rp1.100 per saham jadi Rp830 per saham. (konrad)
