Dua Entitas Ini Kokoh Kuasai 83,72% Saham Paramita Bangun Sarana (PBSA)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) merilis laporan komposisi kepemilikan saham terbaru untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2026. Berdasarkan data Biro Administrasi Efek (BAE) PT Sinartama Gunita, dua pemegang saham utama masih mendominasi kepemilikan perseroan.

Total modal ditempatkan dan disetor penuh PBSA mencapai 3 miliar lembar saham. Nilai nominal setiap saham dipatok sebesar Rp100. Dengan demikian, total nilai nominal modal disetor perseroan berjumlah Rp300 miliar.

PT Ascend Bangun Persada menduduki posisi pertama sebagai pemegang saham terbesar. Perusahaan ini menggenggam 1,38 miliar lembar saham. Porsi kepemilikannya setara dengan 46,15%.

Posisi kedua ditempati oleh PT Sigma Mutiara. Pemegang saham pengendali ini memiliki 1,12 miliar lembar saham. Jumlah tersebut mewakili 37,56% dari seluruh saham beredar.

Secara akumulatif, kedua pemegang saham di atas 5% ini menguasai 2,51 miliar lembar saham. Total persentase kepemilikan keduanya mencapai 83,72%.

Sementara itu, porsi kepemilikan masyarakat dengan kepemilikan di bawah 5% tercatat sebesar 16,28%. Jumlah saham publik mencapai 488,38 juta lembar. Saham tersebut tersebar di 6.460 pemegang saham.

Mengenai kepemilikan oleh jajaran manajemen, hanya satu direktur yang tercatat memiliki saham. Alexander Sayidiman selaku Direktur PBSA menggenggam 800 lembar saham.

Petinggi lainnya tidak memiliki saham secara langsung di perseroan. Nama-nama tersebut meliputi Komisaris Utama Halim Susanto dan Komisaris Ir. Roesdiman Soegiarso. Direktur Utama Vincentius Susanto serta Direktur Evelyn Tanuwidjaja juga tercatat memiliki nol persen saham.

Dilihat dari persebaran wilayah, investor asal Jakarta menjadi pemegang kendali utama. Terdapat 2.410 pihak dari Jakarta yang memiliki 2,71 miliar lembar saham atau setara 90,44% dari total modal.

Total seluruh pemegang saham PBSA hingga akhir Maret 2026 berjumlah 6.462 pihak. Jumlah ini mencakup kategori pemodal nasional dan asing, baik individu maupun lembaga.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dorong Recurring Income, Triniti Land Siap Akuisisi Saham Prima Pembangunan Propertindo

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) dan...

Turun 0,15%, IHSG Sesi I ke 7.268,033 Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Komisaris Jaya Swarasa (TAYS) Jual 2,28% Saham Perusahaan, Dapat Cuan Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Anwar Tay, Komisaris sekaligus pemegang saham pengendali...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru