STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Adiwarna Anugerah Investama, salah satu pemegang pemegang saham PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya dalam perusahaan tersebut melalui Bursa Efek Indonesia
Menurut laporan perubahaan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen Perseroan ke BEI Selasa, 21 April 2026, Adiwarna Anugerah Investama menjual sebanyak 25.000.000 lembar atau 0,75% saham NAIK pada tanggal 17 April 2026.
Harga per lembar saham NAIK Rp100 sehingga nilai transaksi mencapai Rp2,5 miliar. Tujuan transaksi adalah divestasi dengan status kepemilikan langsung.
Sebelum transaksi, Adiwarna Anugerah Investama menggenggam 1.814.383.600 lembar saham NAIK. Jumlah ini setara dengan porsi kepemilikan sebesar 54,53%. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham Adiwarna Anugerah Investama atas NAIK turun menjadi 1.789.383.600 lembar atau setara 53,78% saham.
Harga saham NAIK ditutup turun sebesar 1,90% menjadi Rp103 per unit pada perdagangan di BEI, Selasa 21 April 2026, dibanding sehari sebelumnya di Rp105 per unit. Selama period sepekan, harga saham NAIK telah meningkat sebesar 0,98%, dari Rp102 per saham menjadi Rp103 per saham pada 21 April 2026.
PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) didirikan pada tahun 2007 di Jakarta. Perusahaan ini bergerak dalam bisnis proteksi kebakaran, yang menyediakan layanan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi untuk solusi proteksi kebakaran yang lengkap.
Perusahaan ini menyediakan layanan ini untuk berbagai industri dengan bahaya tinggi dan risiko khusus, seperti pusat data, pabrik minyak dan gas, bank, petrokimia, pulp dan kertas, serta pembangkit listrik. (konrad)
