STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Ina PerdanaTbk (BINA) membukukan laba bersih Rp52,97 miliar (Rp8,64 per saham) pada kuartal I 2026, melonjak 268,72% jika dibandingkan Rp14,36 miliar (Rp2,34 per saham) pada kuartal I 2025.
Menurut laporan keuangan per Maret 2026 yang diumumkan, Kamis 23 April 2026, pendapatan bunga bersih BINA meningkat 5,49% menjadi Rp160,23 miliar pada Januari-Maret 2026 dari Rp151,88 miliar pada Januari-Maret 2025.
Total kredit BINA pada Januari-Maret 2026 sebesar Rp14,77 triliun, turun 3,17% dari Rp15,26 triliun pada Januari-Maret 2025. Adapun dana pihak ketiga (DPK) BINA turun 8,16% menjadi Rp25,03 triliun pada Januari-Maret 2026, dari Rp27,25 triliun pada Januari-Maret 2025.
Total asset BINA per Maret 2026 mencapai Rp31,293 triliun, stabil dibanding Rp31,298 triliun per Desember 2025. Sementara jumlah kewajiban BINA Maret 2026 mencapai Rp28,19 triliun dan ekuitas sebesar Rp3,09 triliun. (konrad)
