spot_img

Mu’min Ali Gunawan Kendalikan 67% Saham PNBS, Segini Porsi Publiknya!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS) baru saja melaporkan daftar pemegang saham terbarunya. Laporan ini merujuk pada data akhir Mei 2026.

Dikutip Selasa (9/6/2026), dua pemegang saham besar masih mendominasi bank ini. Pertama ada PT Bank Panin Tbk yang memegang 26,12 miliar saham. Jumlah ini setara dengan 67,3% dari total modal perusahaan. Kedua, Dubai Islamic Bank PJSC memiliki 9,74 miliar saham. Porsi kepemilikan bank asal Uni Emirat Arab ini mencapai 25,1%.

Nama Mu’min Ali Gunawan muncul sebagai sosok penting di balik PNBS. Ia tercatat sebagai pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO). Mu’min mengendalikan PNBS secara tidak langsung melalui PT Bank Panin Tbk.

Untuk jajaran pengurus, para direksi dan komisaris kompak tidak memiliki saham PNBS. Nama-nama seperti Tantry Soetjipto S (Komisaris) dan Bratha (Direktur) tercatat memiliki 0% saham. Begitu juga dengan Shandra Noraya L, Sindbad R. Hardjodipuro, Erick, Mohamad Gatot Adhi, dan Intan Rahmawati.

Lantas, bagaimana dengan nasib saham publik atau free float?

Hingga akhir Mei 2026, jumlah saham publik PNBS mencapai 2,94 miliar saham atau sebesar 7,68%. Jika merujuk pada aturan Bursa Efek Indonesia (BEI), setiap perusahaan di Papan Pengembangan idealnya memiliki saham free float minimal 15%. Namun, porsi PNBS saat ini masih berada di angka 7,68%.

Meski porsi persentasenya masih di bawah 15%, jumlah pemegang saham PNBS sangat banyak. Tercatat ada 23.923 nasabah pemilik SID (Single Investor Identification). Angka ini sudah jauh melampaui syarat minimal BEI yang hanya 300 nasabah.

Jumlah investor ini sebenarnya turun sedikit dibandingkan bulan sebelumnya. Pada April 2026, pemegang saham PNBS mencapai 24.494 orang. Artinya, ada penurunan sebanyak 571 investor dalam sebulan terakhir.

Dalam laporannya, manajemen PNBS memastikan data yang disampaikan sudah benar. Perusahaan mengaku bertanggung jawab penuh atas laporan ini.

“Perhitungan Free Float telah disajikan sesuai dengan Peraturan Pencatatan Bursa Nomor I-A dan/atau I-V,” ujar Slamet Haryanto Pradhana, Corporate Secretary PNBS.

Slamet juga menambahkan seluruh informasi dalam laporan ini sudah dimuat secara lengkap. Tidak ada informasi atau fakta penting yang disembunyikan dari publik.

Saat ini, PNBS mencatatkan total 38,81 miliar saham. Dari jumlah tersebut, sebanyak 38,42 miliar saham tercatat di bursa, sementara 388,13 juta saham lainnya belum tercatat. Perusahaan juga melaporkan tidak memiliki saham treasuri atau saham yang dibeli kembali oleh perseroan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Geser ke Zona Hijau, IHSG Pagi Ini Naik 0,44% ke 5.365,427 Diungkit Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

RUPS Elnusa Putuskan Dividen Rp44,29 per Saham, 45% dari Laba 2025

STOCKWATC.ID (JAKARTA) – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT...

RUPST Telkom Putuskan Dividen Jumbo Rp21,9, Susunan Direksi Tetap Dipertahankan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatat...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru