STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dibuka melemah di 7.378,072, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (24/4/2026) kembali ditutup anjlok 249,116 poin atau ambruk 3,38% ke 7.129,490, dari penutupan Kamis (23/4/2026) di level 7.378,606.
Seluruh indeks sektor hari ini mengalami penurunan sekitar 1,52% sampai dengan 4,4,27%. IDXCYCLIC mengalami penurunan terbesar, yaitu 4,27%. Disusul IDXENERGY terpuruk 4,22%, IDXINFRA turun 4,08%, dan IDXPROPERT turun 3,89%.
IHSG hari ini sempat naik ke level tertinggi harian di 7.383,400 dan terendah di 7.115,971. Turunnya IHSG hari ini dipicu oleh harga saham 670 emiten yang berakhir melemah. Sementara harga saham 83 emiten ditutup naik dan 62 saham emiten tidak mengalami perubahan harga pada Jumat (24/4/2026).
Emiten yang harga saham unggulan ditutup turun pada Jumat ini, antara lain, TLKM turun 2,43% jadi Rp2.810 per saham. BBCA turun 5,84% jadi Rp6.050, UNVR turun 5,97% jadi Rp1.575, BBRI turun 2,85% jadi Rp3.070, dan BMRI turun 2,81% jadi Rp4.500 per saham.
Sedangkan harga saham PSDN naik 34,46% jadi Rp199 per saham. BNBA naik 24,46% jadi Rp865, BRNA naik 24,41% jadi Rp790, CTTH naik 23,85% jadi Rp161, SMMT naik 12,50% jadi Rp2.160, dan KDTN naik 11,90% ke harga Rp1.175 per saham.
Total volume perdagangan saham di BEI Jumat (24/4/2026) mencapai 47,128 miliar lembar saham senilai Rp24,338 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 2.685.048 kali. Nilai transaksi hari ini naik dibandingkan Kamis (23/4/2026) sebesar Rp20,498 triliun.
Adapun kapitalisasi pasar pada Jumat (24/4/2026) ini tercatat sebesar Rp12.761.006 triliun, merosot dari Rp13.206.012 triliun, Kamis (23/4/2026).
Sementara itu, mayoritas indeks bursa Asia pada Jumat (24/4/2026) ini ditutup bervariasi. Indeks Nikkei 225, (Tokyo/Jepang) dan Hang Seng (Hong Kong) ditutup naik masing-masing 0,97% dan 0,24%. Sedangkan indeks Shanghai dan Straits Times ditutup turun masing-masing 0,33% dan 0,43%.
